get app
inews
Aa Text
Read Next : Kasus Suap Jabatan Bupati Kuansing, KPK Panggil Ajudan, Sopir hingga Keluarga Inti

Rekor Kelam Kota Jalur! 4 Bupati Kuansing Masuk Bui, Termasuk Dinasti Ayah dan Anak

Kamis, 02 Juli 2026 | 16:49 WIB
header img
Foto Andi Putra dan Ayahnya Sukarmis Pernah Menjabat Bupati Kuansing dan Sama sama Terlibat Korupsi/foto kuansing.go.id)

3. Mursini: Dijerat Kejaksaan Usai Lengser dari Jabatan
Mundur sedikit ke belakang, estafet kepemimpinan sebelum Andi Putra dipegang oleh Mursini. Nasib Mursini pun tak kalah tragis. Hanya berselang singkat setelah lengser dari jabatan bupati aktif, ia ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kuansing pada Juli 2021.

Mursini terbukti terlibat dalam korupsi pengadaan barang dan jasa di Sekretariat Daerah (Setda) Kuansing tahun anggaran 2017 yang merugikan negara dari total anggaran Rp13,3 miliar. Kasusnya sempat menggemparkan publik karena Mursini mengaku sempat ditipu dan menyetor uang Rp650 juta kepada seseorang yang mengaku sebagai pegawai KPK.

Di tingkat Pengadilan Negeri Pekanbaru, Mursini divonis 4 tahun penjara. Namun, di tingkat banding, Pengadilan Tinggi Pekanbaru justru melipatgandakan hukumannya menjadi 8 tahun penjara.

4. Sukarmis Bupati Kuansing 2 Priode 
Melengkapi daftar kelam ini adalah Sukarmis, Bupati Kuansing dua periode (2006–2011 dan 2011–2016). Sukarmis adalah ayah kandung dari Andi Putra. Bak pepatah "buah jatuh tidak jauh dari pohonnya", Sukarmis sebelumnya masuk sel tahanan sama seperti putranya Andi Putra.

Sukarmis ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejari Kuansing pada Mei lalu atas kasus mega korupsi pembangunan Hotel Kuansing yang merugikan keuangan negara hingga lebih dari Rp22 miliar.

Melalui proses persidangan yang panjang, Pengadilan Tipikor pada PN Pekanbaru akhirnya menjatuhkan vonis berat kepada politisi senior Partai Golkar ini pada 11 November 2024 lalu dengan hukuman 12 tahun penjara.

Catatan Hitam "Kota Jalur"
Penahanan Suhardiman Amby menegaskan realita pahit bagi masyarakat Kuantan Singingi. Dalam kurun waktu dua dekade terakhir, seluruh pemimpin mereka berakhir dengan rompi tahanan, baik yang ditangkap oleh KPK maupun Kejaksaan. Peta politik Kuansing kini tidak hanya dikenal dengan persaingan kekuasaannya, melainkan juga dengan runtuhnya dinasti politik dan kepemimpinan akibat jerat korupsi.

Editor : Banda Haruddin Tanjung

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut