PEKANBARU,iNewsPekanbaru.id – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Riau mencatat telah melayani dan memfasilitasi pemulangan sedikitnya 2.707 Pekerja Migran Indonesia (PMI) bermasalah sepanjang tahun 2025. Ribuan pekerja tersebut dipulangkan oleh Pemerintah Malaysia melalui jalur laut di perairan Kota Dumai.
Kepala BP3MI Riau, Fanny Wahyu Kurniawan, menjelaskan bahwa para pekerja migran yang dipulangkan tersebut berasal dari berbagai wilayah di Indonesia. Tercatat, ada 15 provinsi yang menjadi daerah asal para PMI tersebut.
"Sepanjang tahun 2025, total pemulangan yang kami layani dan fasilitasi mencapai 2.707 PMI bermasalah. Mereka masuk ke Indonesia melalui pintu masuk perairan Dumai setelah dipulangkan oleh otoritas Malaysia," ujar Fanny Jumat (2/1/2026).
Didominasi Warga Sumatera Utara dan Jawa Timur
Berdasarkan pemetaan data daerah asal, BP3MI Riau mencatat lima provinsi dengan jumlah pengiriman PMI terbanyak yang mengalami masalah di negeri jiran.
Berikut adalah rincian daerah asal terbanyak:
Sumatera Utara: 624 orang
Jawa Timur: 542 orang
Aceh: 473 orang
Nusa Tenggara Barat (NTB): 259 orang
Riau: 146 orang
Fanny menambahkan bahwa angka ini mencerminkan tantangan besar dalam tata kelola penempatan pekerja migran, mengingat banyaknya jumlah PMI yang harus dipulangkan karena berbagai kendala hukum maupun administrasi di luar negeri.
Editor : Banda Haruddin Tanjung
Artikel Terkait
