Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Menyamar Pakai Stiker Resmi, 3 Mobil Sampah Ilegal di Pekanbaru Diangkut Petugas
Advertisement . Scroll to see content

Sepanjang 2025, Malaysia Pulangkan 2.707 PMI Bermasalah Via Riau

Jum'at, 02 Januari 2026 | 21:33 WIB
  • author Nanda
Sepanjang 2025, Malaysia Pulangkan 2.707 PMI Bermasalah Via Riau
Pemulangan TKI atau PMI dari Malaysia ke Dumai Beberapa Waktu Lalu (Foto Ist)

PEKANBARU,iNewsPekanbaru.id – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Riau mencatat telah melayani dan memfasilitasi pemulangan sedikitnya 2.707 Pekerja Migran Indonesia (PMI) bermasalah sepanjang tahun 2025. Ribuan pekerja tersebut dipulangkan oleh Pemerintah Malaysia melalui jalur laut di perairan Kota Dumai.

Kepala BP3MI Riau, Fanny Wahyu Kurniawan, menjelaskan bahwa para pekerja migran yang dipulangkan tersebut berasal dari berbagai wilayah di Indonesia. Tercatat, ada 15 provinsi yang menjadi daerah asal para PMI tersebut.

"Sepanjang tahun 2025, total pemulangan yang kami layani dan fasilitasi mencapai 2.707 PMI bermasalah. Mereka masuk ke Indonesia melalui pintu masuk perairan Dumai setelah dipulangkan oleh otoritas Malaysia," ujar Fanny Jumat (2/1/2026).

Didominasi Warga Sumatera Utara dan Jawa Timur

Berdasarkan pemetaan data daerah asal, BP3MI Riau mencatat lima provinsi dengan jumlah pengiriman PMI terbanyak yang mengalami masalah di negeri jiran.

Berikut adalah rincian daerah asal terbanyak:

  1. Sumatera Utara: 624 orang

  2. Jawa Timur: 542 orang

  3. Aceh: 473 orang

  4. Nusa Tenggara Barat (NTB): 259 orang

  5. Riau: 146 orang

Fanny menambahkan bahwa angka ini mencerminkan tantangan besar dalam tata kelola penempatan pekerja migran, mengingat banyaknya jumlah PMI yang harus dipulangkan karena berbagai kendala hukum maupun administrasi di luar negeri.

Editor: Banda Haruddin Tanjung

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut