Polres Kuansing Amankan 2.400 Liter Pertalite Ilegal, Dua Pelaku Ditangkap
KUANSING, iNewsPekanbaru.id – Tim Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kuantan Singingi (Kuansing), Riau memutus rantai dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi, Selasa (20/10/2026). Dalam operasi tersebut, petugas meringkus dua orang pelaku beserta barang bukti berupa ribuan liter Pertalite dan satu unit minibus.
Pengungkapan kasus ini dikonfirmasi langsung oleh Kasat Reskrim Polres Kuansing, AKP Gerry Agnar Timur, pada Kamis (22/10/2026). Dua pria yang diamankan masing-masing berinisial DR (45) dan HH (20).
"Saat ini kedua pelaku beserta seluruh barang bukti sudah kami amankan di Mapolres Kuantan Singingi untuk menjalani pemeriksaan menyeluruh," ujar AKP Gerry Agnar Timur Kamis (22/10/2026).
Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan warga yang mencurigai adanya aktivitas distribusi BBM tak resmi di kawasan tersebut. Menindaklanjuti informasi berharga itu, AKP Gerry Agnar Timur langsung menginstruksikan Ipda Jeconia Robin Sinaga bersama Tim Operasional Satreskrim untuk menggelar penyelidikan di lapangan.
Hasilnya, sekitar pukul 17.30 WIB pada Selasa sore, tim memergoki satu unit mobil Daihatsu minibus warna silver metalik bernomor polisi BA 13XX KH yang melintas mencurigakan di Jalan Rustams Abrus, Kelurahan Sungai Jering, Kecamatan Kuantan Tengah.
Petugas di lapangan bergerak cepat menghentikan dan memeriksa kendaraan tersebut. Saat bagian dalam minibus digeledah, petugas menemukan sebanyak 75 jerigen berukuran 35 liter yang penuh berisi BBM jenis Pertalite. Masing-masing jerigen terisi sekitar 32 liter, sehingga total BBM subsidi yang diangkut secara ilegal tersebut mencapai 2.400 liter.
Tanpa perlawanan, DR dan HH langsung digelandang ke Mapolres Kuantan Singingi bersama kendaraan dan ribuan liter Pertalite tersebut.
Pihak kepolisian menegaskan tidak akan berhenti pada penangkapan dua eksekutor di lapangan saja. Penyidik saat ini fokus mendalami rantai pasokan dan asal-usul BBM tersebut.
"Penyidikan masih terus berjalan. Kami sedang menginterogasi kedua pelaku, memeriksa saksi-saksi pendukung, serta melacak dari mana BBM bersubsidi ini diperoleh dan ke mana rencana didistribusikannya," tegas AKP Gerry.
Editor: Banda Haruddin Tanjung