Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Gandeng LPK, Napi Lapas Pekanbaru Dilatih Jadi Tukang Pijat
Advertisement . Scroll to see content

Dikelilingi 1900 Napi, Ustadz Abdul Somad : Jangan Pernah Merasa Terasing

Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:11 WIB
  • author Rahmad Riski
Dikelilingi 1900 Napi, Ustadz Abdul Somad : Jangan Pernah Merasa Terasing
UAS Gelorakan Semangat 1.900 Warga Binaan Lapas Pekanbaru Lewat Tabligh Akbar (Foto ist)

ntu Hidayah Terbuka untuk Siapa Saja: UAS Gelorakan Semangat 1.900 Warga Binaan Lapas Pekanbaru Lewat Tabligh Akbar

PEKANBARU — Suasana khidmat dan penuh ke haruan tampak memadati Lapangan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru, Rabu (21/10/2026). Sebanyak 1.900 orang yang terdiri dari warga binaan dan petugas lapas tampak antusias mengikuti kegiatan Tabligh Akbar yang menghadirkan pendakwah kondang asal Riau, Ustadz Abdul Somad (UAS).

Kehadiran penceramah yang akrab disapa UAS ini disambut hangat oleh para warga binaan yang merindukan pencerahan spiritual di tengah masa menjalani hukuman. Acara ini menjadi salah satu agenda pembinaan kerohanian terbesar yang diselenggarakan pihak lapas tahun ini.

Kepala Lapas (Kalapas) Pekanbaru, Eko Ari Wibowo, mengungkapkan bahwa kehadiran UAS di tengah-tengah warga binaan bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan sebuah suntikan energi positif dan semangat baru untuk memperbaiki diri.

"Kehadiran Ustadz Abdul Somad ini adalah sebuah semangat baru bagi warga binaan sekaligus menjadi pilar penting dalam program pembinaan kerohanian di Lapas Pekanbaru. Kami ingin mereka tidak hanya menjalani hukuman, tetapi juga bertransformasi menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke masyarakat nanti," ujar Eko Ari Wibowo.

Tabliq Akbar UAS di Lapas Pekanbaru (Foto ist)

Dalam tausiyahnya, UAS menyampaikan pesan-pesan mendalam yang membakar semangat serta memberikan ketenangan batin bagi para warga binaan. Ia berpesan agar mereka tidak pernah merasa terasing atau dikucilkan dari kehidupan bermasyarakat.

"Jangan pernah merasa terasing dari masyarakat. Kehadiran saya di sini adalah bukti nyata bahwa saudara-saudara di luar sana, termasuk kami, masih peduli dan memperhatikan seluruh perkembangan kalian di dalam lapas," tutur UAS di hadapan ribuan jemaah berpeci putih tersebut.

UAS juga mengajak seluruh warga binaan untuk senantiasa optimis menatap masa depan dan tidak berputus asa dari rahmat Sang Pencipta. Menurutnya, kesalahan di masa lalu bukanlah akhir dari segalanya.

"Temukan hidayah itu di sini, karena pintu hidayah tidak pernah tertutup untuk siapapun, kapanpun, dan di manapun. Allah SWT selalu membuka pintu ampunan bagi hamba-Nya yang bersungguh-sungguh ingin bertaubat," pesan UAS menutup ceramahnya.

Tabligh akbar ini ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh UAS. Suasana haru sempat mewarnai momen ketika para warga binaan menengadahkan tangan, memohon ampunan, dan berharap diberikan kekuatan untuk menjalani sisa masa pembinaan hingga kembali berkumpul bersama keluarga tercinta.

Editor: Banda Haruddin Tanjung

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut