10 Hektare Lahan di Rupat Bengkalis Terbakar
BENGKALIS,iNewsPekanbaru.id – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di wilayah Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau. Kali ini, api melalap lahan seluas kurang lebih 10 hektare di Jalan Parit Jawa RT 004 RW 002 Dusun Sungai Mesim 2, Desa Sukarjo Mesim.
Mendapat informasi adanya titik api, Kapolsek Rupat AKP Faisal,bersama personel Polsek Rupat langsung turun ke lokasi memimpin kegiatan pemadaman dan pendinginan yang dimulai sekira pukul 09.00 WIB hingga selesai. Upaya ini dilakukan bersama unsur TNI dari Koramil 04 Rupat, BPBD Kecamatan Rupat, serta Masyarakat Peduli Api (MPA).
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, lahan yang terbakar didominasi semak belukar dan kebun sawit dengan jenis tanah gambut yang mudah terbakar dan sulit dipadamkan. Kondisi cuaca panas ekstrem yang telah berlangsung cukup lama tanpa hujan, ditambah angin yang bertiup sedang dan kerap berubah arah, semakin memperbesar potensi penyebaran api.
Dari hasil verifikasi titik panas (hotspot) melalui Dashboard Lancang Kuning (DLK), terpantau sebanyak 43 titik hotspot dengan tingkat kepercayaan medium hingga high berdasarkan satelit SNPP sumber NASA. Seluruh titik tersebut berada dalam satu hamparan di kawasan Jalan Parit Jawa dan saat ini menjadi fokus penanganan tim gabungan.
“Sebagian lokasi sudah berhasil dipadamkan, namun masih terdapat kemunculan api baru di lahan yang baru terbakar. Kami terus berupaya melakukan lokalisir agar api tidak meluas,” ujar AKP Faisal Minggu (15/2/2026).
Dalam proses pemadaman, tim menghadapi kendala minimnya sumber air di sekitar lokasi karena tidak terdapat kanal maupun embung. Untuk sementara, sumber air hanya mengandalkan kanal milik PT. SRL yang jaraknya cukup jauh dari titik api. Meski demikian, semangat personel gabungan tidak surut.
Sebanyak satu unit alat berat turut dikerahkan untuk membantu pembuatan sekat api, embung sementara, serta memperlebar kanal guna mempercepat distribusi air ke titik kebakaran. Selain itu, sejumlah mesin mini strike dan puluhan rol selang dari BPBD, PT. SRL, dan MPA dikerahkan untuk mendukung proses pemadaman dan pendinginan.
Kapolsek Rupat juga menegaskan bahwa penyebab kebakaran dan identitas pemilik lahan masih dalam tahap penyelidikan. Pihaknya terus melakukan pendalaman guna memastikan adanya unsur kesengajaan atau kelalaian.
Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap dalam keadaan aman dan terkendali serta tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hingga kini, tim gabungan masih terus melakukan pendinginan dan pemantauan guna mencegah munculnya titik api baru.
Polsek Rupat mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api di wilayahnya, guna mencegah meluasnya kebakaran yang dapat berdampak terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Editor : Banda Haruddin Tanjung