Dalam kapasitasnya sebagai Wakil Menteri Luar Negeri RI, Anis Matta sebelumnya terlibat dalam sejumlah agenda diplomasi, termasuk konsultasi politik Indonesia–Qatar pada Juni 2026 yang membahas kerja sama ekonomi, pendidikan tinggi, teknologi, dan ketenagakerjaan. Pada Agustus 2026, ia juga mewakili Indonesia dalam pertemuan luar biasa Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) yang membahas situasi Palestina.
Menurut Iskandar, pengalaman diplomasi tersebut menjadi salah satu konteks yang diharapkan dapat dibahas dalam pertemuan di Riau. Ia ingin persoalan geopolitik tidak berhenti sebagai diskusi mengenai konflik dan persaingan kekuatan dunia, tetapi juga dikaitkan dengan kepentingan masyarakat Indonesia.
"Geopolitik bukan sekadar membicarakan siapa yang sedang berkonflik atau negara mana yang sedang bersaing. Pertanyaan yang lebih dekat dengan kita adalah bagaimana Indonesia menjaga kepentingannya, bagaimana daerah membaca peluang, dan bagaimana masyarakat mempersiapkan diri menghadapi perubahan itu," ujarnya.
Iskandar juga menyoroti pentingnya generasi muda memahami hubungan antara perubahan global dan masa depan mereka. Menurutnya, perkembangan teknologi, perubahan kebutuhan industri, serta persaingan tenaga kerja menjadi isu yang perlu dibicarakan dalam konteks pendidikan dan kesiapan sumber daya manusia.
"Anak muda Riau perlu mengetahui ke mana dunia sedang bergerak dan keterampilan apa yang akan dibutuhkan. Kita ingin mendiskusikan bagaimana pendidikan, teknologi, dan peluang ekonomi bisa dihubungkan dengan kebutuhan masa depan mereka," katanya.
Selain isu geopolitik dan generasi muda, pertemuan tersebut akan menjadi ruang pembahasan mengenai perkembangan organisasi Partai Gelora di Riau. Iskandar mengatakan agenda konsolidasi tetap menjadi bagian dari kunjungan Anis Matta dalam kapasitasnya sebagai ketua umum partai.
Ia berharap silaturahmi ini dapat menghasilkan pertukaran pandangan yang lebih konkret mengenai tantangan daerah, sekaligus memperluas pemahaman peserta terhadap perkembangan dunia internasional. Berbagai gagasan yang muncul dalam pertemuan tersebut diharapkan dapat menjadi bahan diskusi lanjutan di tingkat daerah.
Editor : Suriya Mohamad Said
Artikel Terkait
