Kabut Asap Pekanbaru Kian Pekat, Sekolah Kembali Diliburkan

Nanda
Kabut Asap Kembali Selimuti Pekanbaru, Sekolah Diliburkan (Foto ist)

PEKANBARU,iNewsPekanbaru.id – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau kembali memburuk dan mengancam kesehatan masyarakat. Menyikapi situasi yang kian mengkhawatirkan ini, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru resmi meniadakan aktivitas belajar-mengajar tatap muka di sekolah dan mengalihkannya ke sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Keputusan tersebut diambil usai Pemko Pekanbaru menggelar rapat koordinasi bersama Dinas Kesehatan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta instansi terkait.

Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru menegaskan bahwa pemantauan kualitas udara menunjukkan tingkatan asap yang sangat pekat dan berbahaya bagi siswa. Sekolah yang diliburkan yakni dari tingkat PAUD, TK,, SD dan SMP sederat.

"Setelah bermusyawarah, kami mengambil keputusan untuk kembali memberlakukan PJJ. Asap membuat kondisi kualitas udara berada pada level tidak sehat hingga berbahaya bagi kesehatan anak-anak," ujarnya Selasa (15/9/2026).

Kebijakan sekolah daring ini berlaku mulai besok hingga tanggal 18. Namun, pemerintah memunginkan adanya perpanjangan durasi PJJ apabila kondisi kualitas udara belum membaik.

"Sejauh ini curah hujan masih sangat minim. Mudah-mudahan akhir pekan ini hujan segera turun agar situasi kembali normal," harapnya.

Editor : Banda Haruddin Tanjung

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network