Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ratusan Massa Petisi 26 Guncang DPRD Kabupaten Bogor, Desak KPK Tuntaskan Skandal Upah Pungut
Advertisement . Scroll to see content

Duduk di Kursi Saksi, UAS Ingatkan Hakim Soal Hadis Perbuatan Zalim di Sidang Abdul Wahid

Kamis, 18 Juni 2026 | 21:24 WIB
  • author Nanda
Duduk di Kursi Saksi, UAS Ingatkan Hakim Soal Hadis Perbuatan Zalim di Sidang Abdul Wahid
UAS Hadir di Persidangan di Pengadilan Negeri Pekanbaru dalam Kasus Dugaan Pemerasan Mantan Gubernur Riau (Foto iNewsPekanbaru.id)

PEKANBARU, iNewsPekanbaru.id- Ustazd Abdul Somad menghadiri sidang di Pengadilan Negeri Pekanbaru, Riau pada Kamis (18/6/2026). Dia hadir sebagai saksi meringankan untuk terdakwa mantan Gubernur Riau Abdul Wahid.  

Di hadapan majelis hakim, pria yang akrab disapa UAS ini menyatakan bahwa dia sudah lama mengenal Abdul Wahid. UAS menyatakan selalu mengikuti kasus Wahid.

"Dari yang saya ikuti (perjalanan kasus Abdul Wahid), tidak ada satupun saya melihat ada bukti (Wahid menerima suap). Dalam hadist Nabi yang menjadi hukum dasar hukum, orang yang menuduh, meski mendatangkan bukti. Bila tidak tidak ada bukti orang yang tertuduh terzolimi, teraniaya," kata UAS di persidangan yang dipadati pengunjung sidang.

Di hadapan majelis hakim, dia menjelaskan bahwa manusia harus takut dengan perbuatan dzalim.

"Pesan Nabi. Takutlah kamu pada perbuatan zolim. Karena perbuatan zolim akan menjadi kegelapan pada hari kiamat," ucapnya.

Seperti diketahui Abdul Wahid ditangkap KPK terkait kasus dugaan pemerasan di Dinas PUPR Riau. Banyak yang menduga bahwa OTT oleh KPK karena keretakan hubungan Abdul Wahid dengan Wakil nya saat itu SF Haryanto. Dalam perkara ini, SF Haryanto yang kini sudah menjabat Plt Gubernur Riau juga sudah diperiksa di persidangan.
 

Editor: Banda Haruddin Tanjung

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut