Dugaan Pemerasan Mantan Gubernur Riau, Plt Gubernur SF Hariyantoi Dihadirkan di Sidang
PEKANBARU,iNewsPekanbaru.id — Penjabat (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, menghadiri sidang kasus dugaan korupsi dan pemerasan yang menjerat Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid. Sidang yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru ini mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian dan menarik perhatian publik.
Pantauan di lokasi, area pengadilan tampak dipadati oleh massa pengunjung yang ingin menyaksikan jalannya persidangan sejak pagi hari. Mengingat tingginya tensi dan antusiasme warga, Kapolresta Pekanbaru, Kombes Muharman Arta, turun langsung ke lapangan guna memimpin dan memastikan situasi keamanan tetap kondusif.
Di pintu masuk utama gedung pengadilan, petugas kepolisian melakukan pemeriksaan ketat terhadap setiap tamu yang datang. Ketatnya penjagaan juga terlihat di depan ruang sidang utama, Mudjono."Ruang sidang terbatas, tidak bisa semua masuk," tegas Kanit Reskrim Polsek Sukajadi, AKP Leo Putra, saat memberikan arahan di depan pintu ruang sidang.
Keterbatasan kapasitas ruangan ini sempat memicu protes dari sejumlah pengunjung, terutama rombongan ibu-ibu (emak-emak) yang mengklaim sudah hadir sejak pukul 07.30 WIB namun tertahan di luar.
Dalam persidangan kali ini, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto hadir mengenakan setelan kemeja putih untuk memberikan keterangan sebagai saksi. Sementara itu, mantan Gubernur Riau Abdul Wahid, bersama dua terdakwa lainnya, Arief Setiawan dan Dani Nursallam, hadir secara langsung di kursi pesakitan.
Sorotan Kehadiran Direktur BUMD
Di tengah kerumunan pengunjung di luar ruang sidang, tampak hadir Direktur Operasional BUMD PT Riau Petroleum, Fazar Muhardi. Mengenakan kemeja biru dongker (navy) dan celana hitam, Fazar terlihat mondar-mandir di koridor pengadilan.
Kehadiran Fazar menarik perhatian lantaran ia baru saja ditunjuk mengisi jabatan strategis di BUMD tersebut melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Menariknya, sebelum menduduki jabatan ini, Fazar merupakan sosok yang sempat vokal memimpin pelaporan terhadap SF Hariyanto terkait kasus gaya hidup mewah (hedonisme) sang istri SF Haryanto yang sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu.
Editor : Banda Haruddin Tanjung