get app
inews
Aa Text
Read Next : Dugaan Pemerasan Mantan Gubernur Riau, Plt Gubernur SF Hariyantoi Dihadirkan di Sidang 

Salahkan Program MBG yang Dianggap Picu PAD Minim, Plt Gubernur Riau Didemo

Rabu, 24 Juni 2026 | 22:09 WIB
header img
Buntut Kritik Plt Gubernur Riau Soal MBG, Massa Geruduk Kantor Gubernur (Foto iNewsPekanbaru.id)

PEKANBARU,iNewsPekanbaru.id – Gelombang protes melanda Pemerintah Provinsi Riau setelah Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, mengeluarkan pernyataan kontroversial terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ratusan massa yang tergabung dalam Jaringan Masyarakat Riau Berdaulat (JMRB) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Rabu (24/6) sore.

Massa menilai Plt Gubernur Riau sengaja mengambinghitamkan program strategis nasional milik Presiden Prabowo Subianto tersebut untuk menutupi kelemahan dalam pengelolaan anggaran daerah. Polemik ini bermula dari pernyataan SF Hariyanto dalam sidang paripurna DPRD Riau baru-baru ini, yang menyebut capaian retribusi daerah kecil karena banyak kantin sekolah tutup akibat penerapan program MBG. Pernyataan tersebut kemudian viral di media sosial dan memicu reaksi keras publik.

Sekitar pukul 15.30WIB, sekitar 400 demonstran melakukan aksi longmarch dari kawasan Perpustakaan Wilayah Soeman HS menuju gerbang utama Kantor Gubernur Riau. Peserta aksi bernama Boy mempertanyakan signifikansi retribusi kantin terhadap PAD Riau yang mendadak dijadikan alasan oleh pemerintah provinsi. Menurutnya, publik mempertanyakan apakah hal ini menjadi indikasi kurangnya dukungan pemprov terhadap program pusat.

​"Plt Gubernur Riau jangan mengkambinghitamkan program Presiden. Defisit Riau ini sudah terjadi sejak masa SF Hariyanto menjabat Pj Gubernur. Berbagai kebijakan anggaran kala itu dipaksakan di luar kemampuan keuangan daerah, yang akhirnya mengakibatkan defisit dan banyak terjadi tunda bayar," ujar David Jerry Kordintor JMRB.

Dalam tuntutannya, massa tegas menolak pengalihan isu yang menyudutkan program MBG, mengingat program tersebut merupakan kebijakan nasional demi peningkatan mutu SDM. Perwakilan massa akhirnya diterima langsung oleh Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Helmi D, yang menyatakan menyambut baik masukan dari masyarakat sekaligus menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi akibat pernyataan tersebut.

 

Editor : Banda Haruddin Tanjung

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut