get app
inews
Aa Text
Read Next : Pekerja Tewas, PHR Tegaskan Hentikan Sementara Operasional

3 Hari Pencarian, ABK Asal Batam yang Hilang di Perairan Bengkalis Ditemukan Tewas

Kamis, 08 Januari 2026 | 15:01 WIB
header img
ABK asal Batam Ditemukan Meninggal Dunia (ist)

BENGKALIS,iNewsPekanbaru.id – Operasi pencarian terhadap Anak Buah Kapal (ABK) KM Makmur Jaya 89 yang terjatuh di Perairan Bengkalis, Riau resmi ditutup setelah korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pekanbaru, Budi Cahyadi, mengatakan bahwa korban bernama Rapat (38), warga asal Batu Besar, Kota Batam, ditemukan oleh Tim SAR Gabungan pada hari ketiga pencarian pada Rabu (7/1/2026).sekitar pukul 15.00 WIB.

"Jasad korban terdeteksi berada pada jarak kurang lebih 3 mil laut (Nautical Mile) dari lokasi awal korban dilaporkan hilang atau pada titik koordinat 01°28'42"N 102°39'34"," kata Kepala Kantor SAR Pekanbaru Budi Kamis (8/1/2026).

Insiden ini bermula pada Minggu, 4 Januari 2026, ketika korban diduga terjatuh dari kapal saat hendak mengambil bahan makanan untuk memasak. Hilangnya korban baru dilaporkan ke pihak Basarnas pada Senin siang, yang segera ditindaklanjuti dengan pengiriman tim rescue dari Unit Siaga SAR Meranti. 

"Selama tiga hari operasi berlangsung, tim gabungan telah melakukan penyisiran intensif menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 03 Meranti dengan area pencarian yang diperluas setiap harinya mengikuti arah arus laut dan koordinat yang telah ditentukan dalam rencana operasi,"imbuhnya.

Proses evakuasi korban sempat menghadapi kendala teknis akibat cuaca buruk dan gangguan komunikasi di tengah laut. Meskipun demikian, Tim SAR Gabungan berhasil membawa jenazah korban menuju daratan terdekat, yakni Desa Teluk Lancar, dan tiba pada pukul 23.30 WIB. 

"Setibanya di lokasi, jenazah korban langsung diserahterimakan kepada pihak aparat desa setempat untuk proses selanjutnya, sembari menunggu pihak keluarga korban melakukan penjemputan dari Batam"tukasnya.

Budi Cahyadi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur SAR yang terlibat, mulai dari tim Rescue Unit Siaga SAR Meranti, aparat desa, hingga masyarakat nelayan setempat yang telah bahu-membahu melakukan penyisiran. Dengan ditemukannya korban dan diserahkannya jasad kepada pihak berwenang, operasi SAR dinyatakan selesai dan resmi ditutup pada pukul 23.50 WIB. Seluruh unsur yang terlibat telah diperintahkan kembali ke satuan masing-masing, sementara masyarakat diingatkan untuk selalu mengutamakan alat keselamatan diri saat beraktivitas di perairan guna mengantisipasi kejadian serupa.

Editor : Banda Haruddin Tanjung

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut