Buntut Bentrokan di Gedung DPRD Riau, Warga Kecam Ulah Anggota Dewan

Rahmad Riski
Baku Hantam di Gedung DPRD Riau pada 16 Juli 2026. Hal Ini Dipicu Adu Mulut antar Anggota Dewan (Foto dokumen)

PEKANBARU, iNewsPekanbaru.id - Bentrokan yang terjadi di Gedung DPRD Riau antara dua kelompok kemarin banyak menuai sorotan masyarakat. Warga menilai keributan soal pembahasan uang rakyat sebagai sesuatu yang memalukan.

"Ini sangat memalukan. Apalagi terjadi di gedung dewan. Bawa-bawa geng masing-masing. Macam preman saja," ucap Asnol (55), warga Jalan Uka, Panam, Pekanbaru, Jumat (17/7/2026).

Bentrokan dipicu oleh perseteruan dua anggota DPRD Riau, yakni Parisman Ihwan yang menjabat Wakil Ketua DPRD Riau, dan Ketua Komisi V DPRD Riau Indra Gunawan Eet. Parahnya, keduanya merupakan politisi dari Partai Golkar.

Aksi memalukan terjadi di Kantor DPRD Riau pada Kamis (16/7/2026). Puluhan orang terlibat baku hantam di gedung wakil rakyat yang berada di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru. Kerusuhan dipicu akibat keributan antara dua anggota dewan saat menggelar rapat. Kedua anak buah dari Bahlil Lahadalia tersebut saling gebrak meja lantaran pembahasan Banggar (Badan Anggaran).

Kedua anggota dewan itu memanggil geng-gengnya untuk datang ke kantor rakyat atau ke bagian luar ruang rapat. Kedua kubu dari dua anggota dewan itu pun baku hantam. Aksi pukul dan saling dorong tidak terhindarkan. Bahkan, benda-benda atau fasilitas kantor DPRD Riau dipakai untuk saling lempar. Sejumlah orang terluka, termasuk petugas keamanan DPRD Riau.

Tidak berapa lama setelah adu mulut, puluhan orang dari kedua kubu memasuki gedung rakyat. Kedua anggota dewan yang semula berada di luar rapat kembali ribut. Entah siapa yang memulai memukul, kedua kubu akhirnya saling bentrok.

"Mereka seharusnya memberi contoh yang baik, semua fasilitas sudah dibiayai rakyat. Kita juga tidak tahu mereka membahas untuk kepentingan rakyat atau kepentingan individu dan golongan saja. Menyesal kita memilih wakil-wakil kita seperti itu," ucap Widiarso, warga Kulim, Pekanbaru.

Hal senada juga diungkapkan Anggi Ramadan, warga Kabupaten Bengkalis. Dia menilai, kelakuan anggota dewan tersebut seperti anak-anak. "Ini kayak anak-anak sekolah yang suka tawuran saja, padahal umur sudah tua-tua, tapi perangai seperti anak kecil. Bawa-bawa geng masing-masing lagi. Memalukan," ketus Anggi.

Editor : Banda Haruddin Tanjung

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network