Kisah Hopsah: Harapan di Tanah Sepenggal
Di antara keramaian, tampak Hopsah (60) dari Kecamatan Tanah Sepenggal didampingi anaknya, Ismail (37). Ismail mengaku sangat bersyukur atas program gratis ini.
"Kalau dari uang pribadi tidak mampu, jadi kami sangat bersyukur dengan adanya program ini," kata Ismail. "Alhamdulillah, mudah-mudahan Nyai cepat sehat dan bisa melihat lagi."
Kisah sederhana Hopsah menjadi penutup yang menyentuh, menggambarkan esensi sejati dari bakti sosial ini: mengembalikan cahaya penglihatan, menumbuhkan harapan hidup yang lebih produktif.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta
Artikel Terkait
