RENGAT,iNewsPekanbaru.id – Upaya pencarian terhadap Jumaris (40), warga Desa Kampung Pulau yang hilang saat memancing di Sungai Batang Rengat, Indragiri Hulu (Inhu), Riau berakhir duka. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan tubuh tidak utuh pada Jumat (6/3/2026) pagi.
Kasubsi Penmas Humas Polres Inhu, Aiptu Misran, membenarkan penemuan jasad korban yang diduga kuat menjadi korban serangan buaya besar di wilayah tersebut. Dia menjelaskan peristiwa bermula pada Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 05.30 WIB. Korban berangkat menuju sungai bersama dua rekannya, Apri (23) dan Boni (30), menggunakan perahu pompong. Setelah mengantar kedua rekannya untuk memikat burung di Sungai Mengkuang, korban kembali ke Sungai Batang Rengat sendirian untuk memancing ikan.
Sekitar pukul 11.00 WIB, seorang saksi bernama Samin (45) yang sedang memancing bersama anaknya di posisi hilir melihat korban masih berada di atas perahunya.
"Saksi mendengar suara sambaran air yang keras dari arah perahu korban. Saat menoleh, korban sudah tidak ada. Saksi sempat melihat seekor buaya berukuran besar berada di dekat pompong korban yang kosong," ujar Aiptu Misran (Sabtu 7/3/2026)
Di lokasi kejadian, saksi hanya menemukan joran pancing bambu milik korban dalam kondisi patah pada bagian pegangannya.Pencarian besar-besaran yang melibatkan warga dan aparat dilakukan sejak Kamis siang hingga malam hari. Namun, karena kondisi gelap, pencarian baru membuahkan hasil pada Jumat pagi sekira pukul 06.00 WIB.
"Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Kondisi tubuh korban sudah tidak utuh, tersisa bagian badan dan kepala saja," tambah Misran.
Atas permintaan keluarga, petugas tidak mengambil dokumentasi foto jasad korban demi menjaga privasi dan rasa duka mendalam. Jenazah Jumaris kini telah dibawa ke rumah duka di RT 07 RW 04, Desa Kampung Pulau, Kecamatan Rengat, untuk proses pemakaman.
Editor : Banda Haruddin Tanjung
Artikel Terkait
