Silaturahmi Keummatan di Pekanbaru: Membaca Geopolitik, Menemukan Relevansi Baru
“Indonesia memiliki potensi yang sangat besar. Tetapi potensi tanpa visi akan sulit diarahkan, sementara visi membutuhkan ideologi agar pengelolaannya memiliki arah dan tujuan yang jelas,” kata Ahmad Zainuddin.
Menurutnya, Indonesia membutuhkan visi agar potensi tersebut dapat diarahkan dan tidak sekadar menjadikan Indonesia sebagai objek dalam percaturan global.
“Indonesia tidak boleh hanya menjadi objek dalam percaturan global. Umat harus menjadi pelaku sejarah dan menjadi bagian dari aktor utama yang ikut menentukan nasib bangsa ini,” kata dia.
Karena itu, umat dinilai perlu memiliki cara pandang strategis terhadap perubahan dunia dan tidak berhenti sebagai pihak yang hanya merespons berbagai peristiwa. Perubahan geopolitik perlu diterjemahkan menjadi gagasan dan tindakan yang relevan bagi Indonesia.
Pembahasan juga dikaitkan dengan konteks Riau yang memiliki posisi strategis di kawasan Asia Tenggara. Kedekatannya dengan Selat Malaka, kekayaan sumber daya alam, serta aktivitas perdagangan dan energi membuat Riau tidak terlepas dari dinamika kawasan.
Editor : Suriya Mohamad Said