Komisi III DPR Apresiasi BNN Ungkap 3,37 Ton Ganja, Dorong Penguatan Pencegahan hingga Rehabilitasi
"Keberhasilan ini menunjukkan kemampuan aparat dalam membaca pola kejahatan, melakukan pendalaman intelijen, analisis dokumen, pengawasan pengiriman, hingga melakukan penindakan secara terukur. Ini bukan sekadar menyita barang bukti, tetapi juga memutus rantai distribusi sebelum narkotika beredar di tengah masyarakat," katanya.
Rahul juga menilai keberhasilan tersebut mencerminkan kepemimpinan Kepala BNN RI, Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, dalam memperkuat fungsi intelijen, interdiksi, penindakan, serta koordinasi lintas kementerian dan lembaga.
Menurut legislator dari Daerah Pemilihan Riau itu, keberhasilan pemberantasan narkotika saat ini tidak hanya diukur dari besarnya barang bukti yang disita, tetapi juga kemampuan aparat mengungkap struktur jaringan, mengidentifikasi aktor intelektual, menelusuri jalur logistik, hingga mengungkap badan usaha yang diduga dimanfaatkan sebagai sarana kejahatan.
Meski demikian, Rahul mengingatkan agar keberhasilan tersebut tidak membuat BNN berpuas diri. Ia berharap capaian itu menjadi momentum memperkuat pelaksanaan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) secara menyeluruh.
"Komisi III meyakini BNN tidak akan berhenti pada keberhasilan operasi ini. Justru capaian tersebut harus menjadi momentum untuk memperkuat pelaksanaan P4GN secara lebih komprehensif, berkelanjutan, dan terintegrasi, mulai dari aspek pencegahan, pemberantasan, rehabilitasi, hingga pemberdayaan masyarakat," ujarnya.
Editor: Suriya Mohamad Said