Karhutla Pasir Limau Kapas Padam, Kini Petugas Fokus Gempur 44 Hektare Lahan di Rantau Bais
ROKAN HILIR ,iNewsPekanbaru.id— Perjuangan keras Tim Manggala Agni Balai Dalkarhutla Wilayah Sumatera di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) Riau membuahkan hasil di satu titik, namun masih harus berlanjut di titik lainnya. Hingga Minggu sore, 31 Mei 2026, situasi terkini di dua lokasi kebakaran menunjukkan dinamika yang berbeda.
"Di wilayah Pasir Limau Kapas, operasi pemadaman yang berlangsung selama lima hari berturut-turut oleh Manggala Agni Daops III/Labuhanbatu Selatan akhirnya resmi dinyatakan padam. Petugas di lapangan telah menyelesaikan proses mopping up (pendinginan) terakhir serta melakukan pengecekan menyeluruh di sekeliling lokasi kebakaran untuk memastikan tidak ada lagi bara api yang tersisa di dalam gambut. Dengan selesainya tugas ini, tim BKO telah ditarik kembali ke markas untuk bersiap siaga" kata Kepala Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan dan Lahan (PPIKHL) atau Balai Dalkarhutla Wilayah Sumatera
Ferdian Krisnanto Minggu (31/5/2026).
Namun, situasi kontras terjadi di lokasi kedua, yakni di Rantau Bais. Manggala Agni Daops V/Dumai yang bertugas di sana sempat kewalahan akibat tiupan angin kencang pada siang hari, yang memicu munculnya kepulan asap cukup pekat. Berdasarkan estimasi sementara, luasan lahan yang terbakar di Rantau Bais telah mencapai 44 hektare.
Mengingat luasnya area kebakaran dan kondisi lapangan yang menantang, diputuskan bahwa esok pagi personel tambahan akan diterjunkan ke lokasi. Penambahan ini dilakukan untuk memaksimalkan pemadaman, mumpung sumber air di sekitar lokasi dinilai masih mencukupi untuk menyuplai mesin pompa petugas.
Editor: Banda Haruddin Tanjung