Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : APHI dukung Pemerintah Koreksi Regulasi Pembakaran Lahan
Advertisement . Scroll to see content

Penanggulangan Karhutla di Bandar Laksamana, Tim Gabungan Berhasil Putus Kepala Api

Senin, 24 Agustus 2026 | 18:44 WIB
  • author Nanda
Penanggulangan Karhutla di Bandar Laksamana, Tim Gabungan Berhasil Putus Kepala Api
Penangulangan Karhutla di Bengkalis, Tim Gabungan Berhasil Padamkan Kepala Api (Foto: Istimewa).

BENGKALIS, iNewsPekanbaru.id — Upaya penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus dilakukan secara intensif oleh tim gabungan di wilayah Desa Tanjung Leban, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, Senin (24/8/2026).

Sejak sekitar pukul 08.00 WIB hingga selesai, personel gabungan melaksanakan proses pemadaman dan pendinginan di lokasi Karhutla. Berdasarkan hasil penanganan di lapangan, luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai ±1,5 hektare, dengan progres pemadaman sekitar ±0,9 hektare.

Kepala api di lokasi telah berhasil diputus. Saat ini, personel gabungan masih melakukan pendinginan secara menyeluruh untuk memastikan bara api yang masih tersisa tidak kembali menyala dan menyebabkan munculnya titik api baru.

Dalam penanganan tersebut, sebanyak 37 personel gabungan dikerahkan ke lokasi. Personel terdiri dari BPBD 4 orang, Polri 8 orang, TNI 4 orang, Manggala Agni 7 orang, MPA Tanjung Leban 8 orang, Regdam Kecamatan Bandar Laksamana 3 orang, serta 3 orang tenaga kesehatan dari Puskesmas Tenggayun.

Kehadiran tenaga kesehatan turut menjadi bagian dari dukungan dalam pelaksanaan penanganan Karhutla. Tim kesehatan disiagakan untuk memberikan dukungan kesehatan kepada personel yang berada di lapangan, mengingat proses pemadaman dan pendinginan dilakukan dalam kondisi cuaca panas serta lingkungan yang masih dipengaruhi asap dan bara sisa kebakaran.

Berdasarkan situasi terakhir di lapangan, kepala api telah berhasil diputus. Personel gabungan saat ini masih melakukan pendinginan secara menyeluruh pada area yang sebelumnya terbakar. Pendinginan dilakukan untuk memastikan bara api yang masih berada di dalam permukaan lahan tidak kembali menyala dan menyebabkan munculnya titik api baru.

Editor: Banda Haruddin Tanjung

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut