Tren Kasus HIV di Riau Terus Menanjak, Tembus 1.000 Temuan Baru per Tahun
PEKANBARU,iNewsPekanbaru.id - Dinas Kesehatan (Dinkas) Provinsi Riau mengungkap data mencengangkan terkait penyebaran virus HIV di Bumi Lancang Kuning. Dalam rentang waktu 28 tahun terakhir, tepatnya sejak 1997 hingga 2025, tercatat sebanyak 11.336 kasus HIV ditemukan di wilayah ini.
Kepala Dinas Kesehatan Riau, Zulkifli, merincikan bahwa dari total belasan ribu temuan tersebut, sebanyak 6.990 orang penderita dilaporkan masih bertahan hidup. Sementara itu, terdapat 4.480 pasien yang kondisinya sudah memasuki stadium AIDS.
"Tren kasus ini cenderung merangkak naik setiap tahunnya," ujar Zulkifli, Kamis (2/4/2026).
Lonjakan signifikan mulai terlihat sejak satu dekade terakhir. Jika pada era 1997-2005 hanya ditemukan 85 kasus, angka tersebut terus membengkak hingga menyentuh angka psikologis 1.000 kasus per tahun sejak 2023. Puncaknya terjadi pada 2025 lalu dengan temuan mencapai 1.051 kasus baru.
Kota Pekanbaru menjadi wilayah dengan sebaran tertinggi yang sangat dominan, yakni menyumbang 58,20 persen dari total kasus di Riau atau setara dengan 6.598 orang.
Disusul oleh Kabupaten Bengkalis dengan 951 kasus, Dumai 855 kasus, Pelalawan 596 kasus, Rokan Hilir 556 kasus, dan Indragiri Hilir 477 kasus. Sementara itu, daerah lainnya seperti Siak, Rokan Hulu, hingga Kuantan Singingi mencatatkan angka di bawah 400 kasus.
Menyikapi data ini, Dinkes Riau meminta masyarakat untuk tidak lagi menganggap remeh penularan penyakit mematikan ini. Kewaspadaan harus ditingkatkan, terutama dalam menghindari perilaku seksual berisiko dan penggunaan jarum suntik bersama.
"Kami sangat menekankan pentingnya edukasi. Bagi kelompok rentan, jangan ragu untuk melakukan skrining rutin. Sedangkan bagi yang sudah terinfeksi, terapi Antiretroviral (ARV) harus dijalankan secara disiplin untuk menekan perkembangan virus," tegas Zulkifli.
Editor : Banda Haruddin Tanjung