get app
inews
Aa Text
Read Next : Kebun Karet milik Pemkab Kuansing Dijadikan 48 Lokasi Tambang Emas Ilegal

Kerangka Manusia Ditemukan Berserakan di Areal Konsesi Perusahaan di Kuansing, Diduga Penambang Emas

Kamis, 05 Maret 2026 | 21:08 WIB
header img
Kerangka Manusia Ditemukan di Konsesi Perusahaan (Foto ist)

KUANTAN SINGINGI, iNewsPekanbaru.id – Misteri penemuan tulang belulang manusia menggemparkan pekerja di areal Kompartemen E 057  Estate Teso, Desa Bukit Raya, Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Rabu (4/3/2026). Kerangka tersebut ditemukan berserakan tidak jauh dari sebuah sepeda motor yang terparkir dengan kondisi mesin dipreteli.

 Kapolsek Singingi Hilir, Iptu Alferdo Krisnata Kaban, mengonfirmasi bahwa tim gabungan Satreskrim Polres Kuansing dan Polsek Singingi Hilir telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sejak Rabu pagi.

Peristiwa bermula pada Selasa (3/3) sore sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, belasan pekerja sedang melakukan pembersihan gulma di area eukaliptus. Salah seorang saksi, Palisbet, terkejut menemukan tulang belulang manusia yang terpencar di dekat aliran sungai kecil.

Pihak manajemen perusahaan yang mendapat laporan langsung melakukan pengecekan awal pada malam harinya. Di lokasi, ditemukan satu unit sepeda motor Suzuki Smash tanpa plat nomor dalam kondisi unik: rantai digembok dan kepala busi telah dicabut.

"Kerangka manusia ditemukan berserakan dalam radius sekitar 300 meter dari posisi sepeda motor tersebut. Di sekitar lokasi, tim juga menemukan satu helai baju dan papan asbuk yang biasa digunakan untuk aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI)," ujar Iptu Alferdo, Kamis (5/3/2026).

Berdasarkan hasil identifikasi awal dan keterangan saksi berinisial SM (33), sepeda motor tersebut diduga kuat milik warga Desa Bukit Raya berinisial T (47).

Diketahui, keluarga T telah membuat laporan orang hilang ke Polsek Singingi Hilir pada 18 Februari 2026 lalu. Korban dilaporkan tidak kembali ke rumah sejak awal Februari dan kesehariannya bekerja sebagai pendulang emas dengan lokasi yang berpindah-pindah.

Guna memastikan identitas serta penyebab kematian, pihak kepolisian telah mengevakuasi seluruh kerangka tengkorak ke RS Bhayangkara Polda Riau untuk menjalani pemeriksaan forensik dan otopsi.

"Kami sudah memasang garis polisi dan mengamankan seluruh barang bukti di TKP. Kami meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi hingga hasil resmi dari tim forensik keluar," tegas Kapolsek.

Saat ini, Satreskrim Polres Kuansing masih melakukan pendalaman intensif untuk mengungkap apakah terdapat unsur tindak pidana di balik kematian korban atau murni kecelakaan kerja saat mendulang emas.

Editor : Banda Haruddin Tanjung

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut