Aparat Gabungan Gerebek Penambangan Batu dan Pasir Ilegal di Kampar, 2 Orang Ditangkap
KAMPAR,iNewsPekanbaru.id - Tim gabungan TNI-Polri berhasil mengungkap praktik penambangan ilegal di Desa Sungai Pinang Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau. Sejumlah orang ditangkap dalam operasi itu.
Keduanya merupakan pekerja alat berat, yaitu AY (47) warga Desa Kualu dan AR (25) warga Kelurahan Tangkerang Tengah Kota Pekanbaru. Keduanya diduga terlibat dalam kegiatan penambangan batu dan pasir tanpa izin yang sah.
"Dari patroli ini berhasil kita amankan dua pekerja alat berat. Saat ini kedua pelaku dan barang bukti kita amankan di Mapolres Kampar untuk proses penyelidikan lebih lanjut," kata Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sabtu (17/1/2026).
Selain mengamankan kedua pelaku, petugas juga berhasil menyita sejumlah barang bukti, antara lain Alat berat merk Hitachi 210 5G warna oren beserta kunci kontak, Sebatang pipa paralon ukuran 6 inch x 8 meter, Saringan pemisah batu dan pasir yang terbuat dari besi angker, Buku Faktur Penjualan PT. Desha Rafizqy Tambang, Buku nota penjualan merk paperline warna biru, Buku catatan pembelian pasir dan batu merk Oakey warna biru motif kotak kotak.
Pengungkapan kasus ini berawal saat anggota Reskrim Polres Kampar bersama Babinsa Desa Sungai Pinang Sertu Dasrianto melakukan patroli terhadap adanya penambangan ilegal di Desa Sungai Pinang.
"Usai terima laporan tersebut, kami langsung menuju ke TKP. Disana kita menemukan alat berat sedang bekerja dan langsung mengamankan kedua pelaku," ungkapnya.
Kapolres menambahkan, pelaku akan dijerat dengan Pasal 158 jo pasal 35 UU RI nomor 3 tahun 2020 tentang perubahan UU RI nomor 4 tahun 2009 tentang Pertambangan Minerba Jo. Pasal 55 KUH. Pidana.
Sinergitas TNI-Polri dalam memberantas ilegal mining ini merupakan komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan dan menegakkan hukum di wilayah Kabupaten Kampar.
Editor : Banda Haruddin Tanjung