Pekerja Alat Berat Diserang Harimau di Siak, BBKSDA Riau Terjunkan Tim Mitigasi
PEKANBARU,iNewsPekanbaru.id – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau menerima laporan resmi terkait insiden interaksi negatif antara seekor Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) dengan seorang pekerja alat berat di Sungai Belat, Kampung Teluk Lanus, Kabupaten Siak, Selasa (21/7/2026) malam.
Menindaklanjuti kejadian ini, Supartono, Kepala BBKSDA Riau, menegaskan bahwa pihaknya telah menerjunkan tim khusus ke lokasi untuk berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, aparat penegak hukum, dan pihak terkait guna melakukan pemantauan serta mitigasi konflik.
"Kami mengimbau masyarakat dan para pekerja di sekitar lokasi agar meningkatkan kewaspadaan. Hindari beraktivitas seorang diri di area lintasan satwa liar, terutama pada sore hingga malam hari, dan segera lapor ke petugas jika menemukan tanda-tanda keberadaan satwa," tegas Supartono Kamis (23/7/2026)..
Korban penerangan hewan buas diketahui bernama Hari Harianto (31). Kepala BBKSDA Riau, Supartono,menjelaskan serangan satwa dilindungi tersebut yang terjadi sekitar pukul 19.30 WIB saat korban tengah beristirahat di camp pekerja.
"Berdasarkan laporan yang kami terima, peristiwa bermula ketika korban keluar dari camp menuju tepian kanal untuk buang air besar setelah selesai bekerja. Sekitar 10 menit berselang, rekan-rekan korban mendengar teriakan minta tolong dari arah luar," ujar Supartono.
Mendengar teriakan darurat tersebut, dua rekan kerja korban langsung merespons cepat. Salah seorang di antaranya berinisiatif menaiki alat berat, menghidupkan mesin, serta mengarahkan seluruh sorotan lampu penerangan ke titik sumber suara.
Langkah cerdik tersebut berhasil menyelamatkan nyawa korban. Sorotan lampu terang dan suara mesin alat berat yang mendadak disinyalir mengejutkan satwa pemangsa tersebut.
"Sorotan lampu dan kebisingan alat berat membuat harimau melepaskan cengkeramannya pada korban, lalu bergerak mundur meninggalkan lokasi kejadian," jelas Supartono.
Setelah dipastikan aman, korban langsung dievakuasi ke Puskesmas Pembantu Teluk Lanus untuk mendapatkan pertolongan medis pertama, sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Siak guna penanganan intensif.
Editor : Banda Haruddin Tanjung