Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ancaman Karhutla Meningkat, Pemkab Rohil Tetapkan Status Siaga Darurat Hingga November
Advertisement . Scroll to see content

Perampokan Rp1 Miliar di Rohil Ternyata Rekayasa, Ini Faktanya

Jum'at, 03 Oktober 2025 | 19:57 WIB
  • author Romi Ramadani
Perampokan Rp1 Miliar di Rohil Ternyata Rekayasa, Ini Faktanya
Perapakan yang terjadi di Panipahan Belakangan ada Unsur Rekayasanya (Foto iNewsPekanbaru.id)

ROHIL, ‎iNewspekanbaru.id– Sebuah laporan perampokan bersenjata tajam yang sempat  viral di media sosial di Rokan Hilir, (Rohil) akhirnya terbukti hanya rekayasa. Kasus yang dilaporkan dengan kerugian fantastis mencapai Rp 1 miliar itu kini terkuak setelah penyelidikan intensif pihak kepolisian.

‎Kejadian yang diklaim terjadi di Jalan Berdikari, RT 02, RW 10, Kepenghuluan Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, pada Selasa malam (30/9), sebelumnya menjadi perhatian publik setelah korban bernama Novita melaporkan telah ditodong dengan senjata tajam. Dalam laporan yang beredar luas, kerugian diklaim berupa uang tunai ratusan juta rupiah, delapan batang emas batangan, dan empat piring perhiasan yang sedianya untuk pernikahan anaknya. Namun, kabar yang sempat membuat heboh masyarakat yang tinggal di 'Kota Terapung' Panipahan itu kini dipastikan tidak benar.
‎
‎Kapolsek Panipahan, Iptu Yopi Ferdian, memberikan konfirmasi tegas hari ini, Kamis (2/10), bahwa tidak ada peristiwa perampokan bersenjata tajam di wilayah hukumnya.
‎
‎"Kami pastikan, laporan perampokan yang sempat viral itu tidak benar. Situasi yang sebenarnya adalah rekayasa," ujar Iptu Yopi Jumat (3/10/2025) kepada wartawan.
‎
‎Bahkan, perbedaan signifikan terungkap pada total kerugian materiil. Jauh dari klaim awal Rp 1 miliar, Kapolsek menyebutkan bahwa total kerugian sesungguhnya hanya mencapai Rp 340.000.000 (tiga ratus empat puluh juta rupiah).
‎
‎"Dalam satu rumah itu memang ada dua keluarga. Setelah didalami, kerugian yang diakui hanya Rp 340 juta, dan yang bersangkutan (pelaku rekayasa) sudah mengembalikan sebagiannya," tambahnya, tanpa merinci lebih lanjut identitas pelaku rekayasa tersebut.

Editor: Banda Haruddin Tanjung

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut