Saling Serang, Sektor Sipil Amerika Jadi Target Iran

Anton Suhartono iNews.id
Iran mengungkap alasan mengapa persediaan rudalnya mampu bertahan meski harus menghadapi perang panjang melawan AS dan Israel (Foto: Kemhan Iran)

PEKANBARU, iNewsPekanbaru.id - Eskalasi konflik di Timur Tengah kembali mencapai titik didih setelah militer Amerika Serikat dan Iran terlibat aksi saling gempur sejak Selasa malam hingga Rabu pagi. Kondisi yang makin tak menentu ini memicu kekhawatiran meluasnya area pertempuran ke berbagai negara di sekitarnya.

Aksi saling serang berawal dari hantaman rudal AS ke beberapa titik di wilayah Iran sepanjang Selat Hormuz. Salah satu serangan mengenai lokasi hajatan pernikahan yang menewaskan lima orang—termasuk anak-anak—serta melukai puluhan warga sipil. Membalas tindakan tersebut, Iran mengerahkan gempuran ke sejumlah pangkalan militer AS yang tersebar di Yordania, Bahrain, Kuwait, hingga Irak.

Menanggapi situasi yang kian memanas, Kedutaan Besar AS di Israel merilis peringatan perjalanan bagi seluruh warga negaranya di kawasan tersebut. Perwakilan diplomasi AS memperingatkan bahwa kompleksitas ancaman keamanan saat ini sulit diprediksi dan berpotensi memicu eskalasi susulan.

Ancaman balasan Iran dan kelompok pendukungnya diperkirakan tidak hanya menargetkan instalasi militer, tetapi juga fasilitas diplomatik, perusahaan, bisnis lokal, hingga lembaga sipil yang terafiliasi dengan AS di dalam maupun luar negeri.

Mengingat ancaman kini menyasar hingga ke sektor sipil, pemerintah AS mendesak warganya yang tengah berada atau hendak bepergian ke Timur Tengah untuk memperketat kewaspadaan. Warga diimbau rutin memantau status penerbangan dan informasi operasional bandara, mengingat risiko penutupan wilayah udara hingga pembatalan rute mendadak kian meningkat.

Editor : Banda Haruddin Tanjung

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network