Gemes Boleh Saja, tapi Jangan Sembarangan Mencium Bayi

Niko Prayoga
Mencium bayi dapat menularkan bakteri. (Foto ilustrasi, Foto Pinterest)

JAKARTA, iNewsPekanbaru.id - Mengungkapkan rasa gemas kepada bayi dengan cara menciumnya sudah menjadi kebiasaan umum di tengah masyarakat. Namun, di balik tindakan penuh kasih sayang tersebut, tersimpan risiko kesehatan serius yang mengintai sang buah hati.

Dokter spesialis anak sekaligus influencer, Lucky Yogasatria, memperingatkan bahwa mencium bayi dapat membahayakan nyawa, meski orang dewasa yang melakukannya terlihat dalam kondisi bugar. Hal ini berkaitan dengan fenomena medis yang disebut sebagai carrier atau pembawa virus tanpa gejala.

Dalam dunia medis ada istilah carrier. Artinya, orang tersebut terlihat sehat, tidak merasa sakit, tapi sebenarnya membawa kuman atau virus di dalam tubuhnya, ujar dr. Lucky melalui edukasi di akun Instagram pribadinya.

Kondisi ini membuat banyak orang tidak menyadari bahwa mereka bisa menjadi perantara penularan virus melalui kontak fisik yang dekat. Beberapa virus yang kerap dibawa oleh orang dewasa tanpa disadari antara lain virus flu, RSV (Respiratory Syncytial Virus), hingga virus herpes simpleks.

Bagi orang dewasa atau remaja dengan sistem imun yang sudah matang, paparan virus-virus ini mungkin hanya memicu gejala ringan seperti batuk dan pilek yang bisa sembuh dengan sendirinya dalam beberapa hari. Namun, ceritanya akan sangat berbeda jika virus tersebut berpindah ke tubuh bayi.

Contohnya virus flu, RSV, bahkan herpes simpleks. Pada orang dewasa mungkin hanya menyebabkan pilek ringan atau batuk biasa. Namun, pada bayi, terutama yang baru lahir, virus yang sama bisa menyebabkan infeksi yang jauh lebih serius karena sistem kekebalan tubuh mereka belum sempurna, jelas dr. Lucky.

Kerentanan bayi terhadap infeksi inilah yang mendasari sikap protektif para orang tua. Dr. Lucky pun mengimbau kepada kerabat, teman, maupun penjenguk untuk memahami batasan saat berkunjung melihat anggota keluarga baru.

Jadi, untuk para penjenguk, jika orang tua melarang bayi dicium atau digendong, jangan dianggap berlebihan. Mereka hanya berusaha semaksimal mungkin untuk melindungi kesehatan bayinya, tutupnya.

Editor : Banda Haruddin Tanjung

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network