Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : DJP Riau Wujudkan Generasi Taat Pajak Lewat Bangku Sekolah
Advertisement . Scroll to see content

Riau Masih Diselimuti Asap, Warga Sakit dan Sekolah Diliburkan Lagi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 17:26 WIB
  • author Nanda
Riau Masih Diselimuti Asap, Warga Sakit dan Sekolah Diliburkan Lagi
Presiden Prabowo mengapresiasi pengerahan penerjun freefall dalam penanganan karhutla di Provinsi Riau beberapa waktu lalu. beberapa (Foto: BPMI Setpres/)

PEKANBARU. iNewsPekanbaru.id - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menyelimuti wilayah Riau. Bencana tahunan ini berdampak luas terhadap masyarakat, mulai dari gangguan kesehatan hingga terganggunya aktivitas belajar mengajar di sekolah.

Atas kondisi tersebut, warga memohon bantuan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk menuntaskan persoalan kabut asap ini. Apalagi sebelumnya, Presiden Prabowo sempat memimpin rapat penanganan karhutla secara langsung di Riau.

"Tolong Pak Presiden, mengapa asap di Riau tidak kunjung hilang? Bukankah Bapak kemarin sudah ke sini?" keluh Abdullah (40), warga Panam, Pekanbaru, Selasa (6/10/2026).

Dampak buruk kabut asap juga dirasakan langsung oleh warga lainnya. "Kami sekeluarga ada yang batuk, pusing, hingga sesak napas karena asap ini. Jadi tolong Pak Presiden," ujar Devi, warga Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).

Berdampak pada Aktivitas Belajar Mengajar

Pekatnya kabut asap hari ini turut mengganggu jalannya kegiatan belajar mengajar di sekolah. Sejumlah pemerintah daerah akhirnya mengambil langkah tegas dengan meliburkan sekolah atau mengalihkan proses belajar menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Kebijakan tersebut diterapkan oleh Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru dan Dinas Pendidikan Kabupaten Kuansing. Kedua pemda memindahkan proses belajar ke rumah lantaran kualitas udara sudah masuk dalam kategori tidak sehat hingga berbahaya.

"Lihatlah Pak Presiden, sudah sering sekali anak-anak tidak bisa bersekolah karena asap. Mau sampai kapan kondisi seperti ini terus berulang?" keluh Susanti, warga Sialang Munggu, Pekanbaru.

Editor: Banda Haruddin Tanjung

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut