Karhutla di Inhu, 22 Hektare Terbakar
PEKANBARU, iNewsPekanbaru.id - Kebakaran hutan dan lahan masih terus mengintai dan membakar sejumlah wilayah di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau. Kepala Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan dan Lahan (PPIKHL) Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, membeberkan dinamika perjuangan tim gabungan di lapangan yang tengah berjibaku menaklukkan si jago merah.
Di Desa Kuantan Babu, Kecamatan Rengat, amukan api belum sepenuhnya padam meski operasi pemadaman telah memasuki hari ke-10. Kebakaran di kawasan Hutan Produksi yang dapat Dikonversi (HPK) ini diperkirakan telah melahap lahan hutan sekunder dan perkebunan seluas 20 hektare.
Sebanyak 12 personel Manggala Agni bahu-membahu bersama BPBD Inhu, TNI, dan Polri untuk mengepung kobaran api. Hingga kini, sekitar 13 hektare area berhasil dijinakkan. Kendati demikian, perjuangan petugas di celah hutan muda ini terhalang vegetasi pepohonan yang tinggi dan rapat, serta minimnya pasokan air. Situasi kian menantang lantaran titik api aktif kembali bermunculan dan menyebar terpisah di sisi utara, timur, barat, hingga selatan.
Kabar baik datang dari lokasi kedua di Desa Talang Jerinjing, Kecamatan Rengat Barat. Berkat respons cepat pada hari ke-2 operasi pemadaman, tim gabungan dari 11 personel Manggala Agni, TNI, Polri, dan Masyarakat Peduli Api (MPA) berhasil memadamkan total 2 hektare lahan milik masyarakat di Areal Penggunaan Lain (APL). Meski sempat terkendala keterbatasan sumber air, api di lokasi ini dipastikan telah padam tuntas.
Editor : Banda Haruddin Tanjung