Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Terjun Pengaturan Lalu Lintas, Ini Pesan Kapolda Riau
Advertisement . Scroll to see content

Kapolda Riau Dorong Edukasi Lingkungan sebagai Fondasi Keamanan Ekologis

Senin, 14 September 2026 | 20:52 WIB
  • author Nanda
Kapolda Riau Dorong Edukasi Lingkungan sebagai Fondasi Keamanan Ekologis
Kapold Riau Berikan Kuliah Umum di Kampus Hangtuah (Foto ist)

Namun, Herry menegaskan teknologi dan data bukan satu-satunya jawaban. Kompleksitas persoalan saat ini membuat keamanan publik tidak mungkin hanya menjadi tanggung jawab kepolisian.

“Police tidak sama dengan policing. Keamanan publik bukan hanya tugas polisi, tetapi proses yang melibatkan banyak aktor. Pemerintah, perguruan tinggi, tenaga kesehatan dan masyarakat harus menjadi bagian dalam menciptakan keamanan,” ujarnya.

Menurut Herry, pendekatan kolaboratif tersebut juga menjadi fondasi Green Policing yang dikembangkan Polda Riau. Paradigma ini menempatkan keamanan ekologi sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari keamanan publik.

Perlindungan terhadap manusia, kata dia, membutuhkan perlindungan terhadap ekosistem karena kesehatan dan keselamatan masyarakat sangat bergantung pada kualitas lingkungan. Green Policing kemudian dijalankan melalui pendekatan preventif, represif dan restoratif. Pencegahan dilakukan melalui edukasi, early warning, patroli, pemanfaatan data dan partisipasi masyarakat. 

Penegakan hukum dilakukan terhadap kejahatan lingkungan, sementara pemulihan ekosistem menjadi bagian dari ukuran keberhasilannya.

“Penegakan hukum terhadap kejahatan lingkungan tidak boleh berhenti pada pelaku. Lingkungan yang rusak juga harus dipulihkan. Restorasi harus menjadi bagian dari keberhasilan penegakan hukum,” kata Herry.

Dalam konteks tersebut, Herry menilai perguruan tinggi memiliki posisi strategis sebagai knowledge institution. Kampus dapat membantu mengubah persoalan di lapangan menjadi kebijakan berbasis penelitian dan evaluasi ilmiah.

Ia berharap kolaborasi Polda Riau dan Universitas Hang Tuah Pekanbaru dapat memperkuat implementasi Green Policing melalui riset, pengukuran serta evaluasi dampak.

“Policing masa depan harus mampu mengintegrasikan data, teknologi, hukum, kolaborasi dan ekologi untuk menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Hang Tuah Pekanbaru Prof. Ns. Lita mengatakan perguruan tinggi berkomitmen mempertemukan mahasiswa dengan para praktisi dan pakar dari berbagai disiplin ilmu agar pengetahuan yang diperoleh tidak berhenti pada tataran akademis.

Menurutnya, bidang hukum, komunikasi, kesehatan dan teknologi informasi perlu terus dikembangkan secara kolaboratif agar mampu melahirkan sumber daya manusia yang profesional sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Senada, Ketua Yayasan Universitas Hang Tuah Pekanbaru Zainal Abidin menilai perkembangan teknologi digital dan pemanfaatan data menghadirkan peluang sekaligus tantangan. 

Mahasiswa perlu memiliki kemampuan berpikir kritis serta memahami bagaimana data dimanfaatkan secara tepat, bertanggung jawab dan sesuai hukum

Editor: Banda Haruddin Tanjung

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut