Berduka Atas Kematian Gajah TNTN, Kapolda Riau: Menjaga Satwa Liar Tugas Bersama
PEKANBARU,iNewsPekanbaru.id – Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menyampaikan rasa duka mendalam atas kematian Gajah Indro, gajah sumatera jinak berusia 45 tahun yang selama puluhan tahun menjadi bagian penting dari Elephant Flying Squad Taman Nasional Tesso Nilo. Satwa ikonik tersebut dinyatakan mati pada Senin (29/6/2026) dini hari setelah berjuang melawan komplikasi kesehatan pasca-fase musth.
Herry mengungkapkan bahwa kepergian Gajah Indro meninggalkan kesedihan yang mendalam bagi semua pihak, khususnya para pecinta alam dan satwa liar. Menurutnya, peran Gajah Indro selama ini sangat besar dalam membantu memitigasi serta menyelesaikan berbagai konflik yang terjadi antara manusia dan gajah liar di wilayah Riau.
"Dedikasinya dalam membantu mitigasi konflik antara manusia dan gajah adalah pengabdian yang tak ternilai. Atas nama Polda Riau, saya menyampaikan belasungkawa dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh mahout, tim medis, Balai Taman Nasional Tesso Nilo, Balai Besar KSDA Riau, serta semua pihak yang telah berjuang memberikan penanganan terbaik hingga akhir hayat Indro," ujar Herry.
Lebih lanjut, jenderal bintang dua tersebut menegaskan bahwa peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh lapisan masyarakat. Menjaga kelestarian satwa liar yang dilindungi bukan hanya menjadi tugas dan domain para pegiat konservasi atau instansi lingkungan hidup semata, melainkan sudah menjadi tanggung jawab bersama.
Herry juga mengaitkan komitmen menjaga alam ini dengan visi penegakan hukum lingkungan yang diusung oleh kepolisian. Melalui program Green Policing, Polda Riau berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak dalam menjaga kelestarian ekosistem di bumi Lancang Kuning.
"Green Policing hadir untuk memperkuat kolaborasi dalam menjaga keseimbangan antara manusia, alam, dan seluruh makhluk hidup yang menjadi bagian dari bumi Lancang Kuning. Selamat jalan, Indro. Jejak pengabdianmu akan selalu menjadi pengingat bahwa setiap kehidupan di alam memiliki arti dan harus kita jaga bersama," pungkas Kapolda Riau yang juga ayah angkat Gajah Sumatera di Riau..
Editor : Banda Haruddin Tanjung