9.000 Orang Mendaftar Berebut Posisi Kepala Sekolah SMA Sederajat di Riau
PEKANBARU,iNewsPekanbaru.id — Proses seleksi calon Kepala Sekolah (Kepsek) tingkat SMA dan SMK Negeri di Provinsi Riau kini memasuki babak krusial. Dari lonjakan pendaftar awal yang mencapai 9.000 orang, kini hanya tersisa 500 peserta yang bertahan untuk memperebutkan 69 formasi jabatan.
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Syahrial Abdi, memberikan apresiasi tinggi terhadap antusiasme para pendidik dalam proses ini. Menurutnya, angka pendaftar yang fantastis mencerminkan besarnya komitmen tenaga kependidikan untuk memajukan kualitas sekolah di Bumi Lancang Kuning.
"Proses seleksi terus bergulir dan menyisakan sekitar 500 peserta terbaik. Seluruh tahapan dilakukan secara bertahap, objektif, dan berbasis sistem untuk menjamin kualitas hasil," ujar Syahrial Rabu (4/2/2026).
Ia menambahkan bahwa jika seleksi telah mengerucut pada tiga besar kandidat, kemungkinan akan dilakukan tahapan wawancara mendalam sesuai dengan arahan pimpinan untuk memastikan kandidat benar-benar sesuai dengan kebutuhan sekolah masing-masing.
Pemerintah Provinsi Riau menegaskan bahwa proses ini berjalan tanpa celah bagi praktik "titipan" atau manipulasi. Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, telah menginstruksikan Sekdaprov untuk mengawal ketat setiap tahapan agar tetap profesional dan kredibel.
Sementara itu Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menjelaskan ada beberapa poin tegas yang ditekankan oleh Pertama saspada penipuan. Peserta diimbau tidak memercayai oknum atau calo yang menjanjikan kelulusan. Kemudian fokus pada kapabilitas yakni penilaian murni berdasarkan kompetensi dan rekam jejak. Selain itu Pemprov Riau membuka ruang bagi masyarakat dan peserta untuk melaporkan indikasi kecurangan dengan jaminan kerahasiaan identitas pelapor.
"Jangan percaya pihak yang mengaku tim ini atau itu. Bekerjalah dengan benar, pimpinan pasti memiliki penilaian objektif. Jika ada yang mencoba bermain-main, silakan lapor kepada kami," tegas SF Hariyanto.
Sebagai informasi, verifikasi berkas administrasi telah rampung pada 30 Januari 2026 lalu. Saat ini, seleksi terus berjalan dengan sistem gugur untuk menyaring calon pemimpin sekolah yang berintegritas dan visioner bagi masa depan pendidikan di Riau.
Editor : Banda Haruddin Tanjung