get app
inews
Aa Text
Read Next : Geger! Mobil Bank Terjun ke Kanal RAPP Pelalawan, Dua Pegawai Tewas Terjebak di Dalam Air

3 Ekor Harimau Muncul Dekat Pemukiman Warga di Pelalawan

Selasa, 20 Januari 2026 | 20:34 WIB
header img
3 Harimau Muncul di Pelalawan (Foto Ilustrasi: Gerigerglobaltravel)

PEKANBARU,iNewsPekanbaru.id – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau  merespons keresahan warga terkait beredarnya video kemunculan Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) di Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan.

Kepala Balai Besar KSDA Riau, Supartono, mengonfirmasi bahwa berdasarkan hasil identifikasi terkini di lapangan, satwa tersebut terdeteksi berada di perbatasan kawasan hutan yang merupakan bagian dari habitat alaminya. Lokasi kemunculan ini dinilai cukup mengkhawatirkan karena hanya berjarak sekitar 200 hingga 300 meter dari pemukiman warga.

Tim di lapangan menemukan indikasi kuat bahwa satwa yang muncul terdiri dari lebih dari satu individu, yakni satu kesatuan keluarga yang terdiri dari induk dan anaknya yang diperkirakan berusia 4 hingga 5 bulan.

Mengingat anak harimau pada usia tersebut masih dalam masa penyapihan dan sangat bergantung pada induknya, tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, pihak perusahaan kehutanan (PBPH) terdekat, serta masyarakat setempat terus melakukan pemantauan intensif.

Saat ini, fokus utama petugas adalah melakukan upaya penggiringan secara berkala agar kawanan harimau tersebut bergerak menjauh dari zona aktivitas manusia dan kembali masuk ke dalam kawasan hutan yang lebih aman.

Selain langkah teknis, Supartono juga mengimbau masyarakat untuk tidak merekam maupun menyebarluaskan video penemuan satwa tersebut guna mencegah kepanikan dan menghindari simpang siurnya informasi atau hoaks.

"Warga diminta untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas pada waktu fajar dan menjelang malam. Selain itu, masyarakat diingatkan untuk mengamankan hewan ternak di dalam kandang yang tertutup agar tidak menjadi daya tarik bagi harimau untuk mendekati area pemukiman," katanya Selasa (20/1/2026).

Seluruh upaya penanganan ini mengedepankan prinsip keselamatan manusia tanpa mengesampingkan perlindungan terhadap Harimau Sumatera sebagai satwa yang dilindungi. Tim gabungan dipastikan akan terus bersiaga di lokasi hingga situasi benar-benar kondusif dan pergerakan satwa telah menjauh dari pemukiman. Masyarakat diharapkan segera melaporkan setiap tanda keberadaan satwa kepada tim Balai Besar KSDA Riau agar langkah antisipasi dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

Editor : Banda Haruddin Tanjung

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut