JAKARTA iNewsPekanbaru.id — Pemerintah memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi melalui pemanfaatan informasi cuaca, langkah mitigasi dini, dan keterlibatan aktif masyarakat.
Upaya ini penting mengingat musim hujan 2026/2027 diperkirakan mencapai puncaknya secara bertahap pada Desember 2026 hingga Februari 2027.
Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, menjelaskan perubahan musim perlu diantisipasi sejak dini karena sejumlah wilayah masih menghadapi risiko kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan sebelum hujan meluas.
“BMKG mengimbau seluruh pemangku kepentingan agar memanfaatkan informasi Prediksi Musim Hujan 2026/2027 ini sebagai acuan peringatan dini _(early warning)_ untuk merancang dan mengeksekusi aksi dini _(early action)_,” ujar Ardhasena dalam keterangan resminya Ahad 18 Oktober 2026.
BMKG memprakirakan sebagian wilayah Indonesia mulai memasuki musim hujan pada November 2026, disusul wilayah lainnya pada Desember.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
