.PELALAWAN,iNewsPekanbaru.id — Kepungan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang makin meluas memaksa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan, Riau mengambil langkah tegas. Bupati Pelalawan, Zukri, memutuskan untuk meliburkan aktivitas belajar mengajar di tingkat SD, SMP, hingga SMA sederajat di wilayah yang terdampak langsung mulai Senin (24/8/2026).
Kebijakan ini menyasar sekolah-sekolah yang berdekatan dengan lokasi Karhutla. Di mana lokasi Karhutla ada di Kecamatan Kerumutan dan Ukui, seiring melonjaknya kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang telah menjangkiti sekitar 30 anak di kawasan tersebut. Amukan api diketahui menyebar cepat di area semak belukar dan lahan kosong bekas konsesi, bahkan menyeberang hingga perbatasan Indragiri Hulu.
"Jadi mulai besok aktivitas sekolah diliburkan. Ini sekolah-sekolah yang berdekatan di lokasi terdampak karhutla seperti di daerah Ukui dan Kerumutan," kata Bupati Zukri Minggu (23/8/2026).
Selain meliburkan sekolah, Pemkab Pelalawan menyiagakan hampir 300 personel gabungan untuk pemadaman darat dan udara. Sebagai upaya spiritual menghadapi kemarau panjang, Pemkab juga menjadwalkan shalat Istisqa serentak di 12 kecamatan pada Selasa (25/8/2026).
Pemkab Pelalawan juga telah mengajukan bantuan ke Pemprov Riau untuk masker sebanyak 18000 picis. Ini mengingat kondisi udara yang cukup parah.
Editor : Banda Haruddin Tanjung
Artikel Terkait
