PEKANBARU, iNewsPekanbaru.id – Plt (Pelaksana tugas) Gubernur Riau menunjuk Zulfahmi sebagai Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Riau. Pergantian ini menyusul kadis sebelumnya Muhammad Arief Setiawan kena OTT (Operasi Tangkap Tangan) KPK.
Zulfahmi sendiri saat ini menjabat Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR-PKPP Riau. Penunjukan ini terkesan mendadak dan darurat, karena Zulfahmi adalah Plt yang kedua Kadis PUPR.
Sebelum Zulfahmi ditunjuk, Plt Gubernur Riau sempat menunjuk Thomas Larfo Dimiera (Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setdaprov Riau) untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Arief.Namun, Thomas Larfo Dimiera ternyata sedang "sekolah" alias ikut Diklat PIM II (Pelatihan Kepemimpinan Nasional II).
"Thomas Larfo Dimiera saat sedang Diklat PIM II," ujar Plt Gubernur Riau SF Haryanto dan membenarkan alasan pergantian Plt yang dadakan
Putusan Plt Gubri tertuang dalam surat perintah Nomor: 800.1.11.1/18025/BKD/2025 yang menunjuk Zulfahmi. Mulai hari ini, Selasa (18/11/2025), Zulfahmi resmi merangkap jabatan, mengurus Bina Marga sekaligus menanggung beban sebagai Plt Kadis di dinas yang baru saja diguncang skandal KPK.
Seperti diketahui,KPK pada 3 November melakukan OTT kepada Gubernur Riau Abdul Wahid, Kadis PUPR Riau, Muhammad Arief Setiawan, Staf ahli Gubernur Riau Dani M Nursalam dan 7 lainnya. Dalam kasus ini tiga orang dijadikan tersangka yakni Gubernur Riau, Kadis PUPR dan Staf Ahli Gubernur. Kasus ini merupakan lasus pemerasan yang ilakukan oleh Gubernur Riau.
Editor : Banda Haruddin Tanjung
Artikel Terkait
