PEKANBARU iNewsPekanbaru.id - Polda Riau bersama jajaran Forkopimda siap menggelar Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025, yang akan berlangsung mulai 26 Maret hingga 8 April 2025. Operasi ini bertujuan untuk memastikan keamanan, kelancaran, dan ketertiban lalu lintas selama arus mudik dan arus balik Lebaran.
"Hari ini kami bersama Bapak Gubernur, Danrem, Danlanud, serta Forkopimda lainnya melaksanakan apel gelar pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025. Kegiatan ini menjadi simbol kesiapan aparat dalam menjaga keselamatan masyarakat selama musim mudik Lebaran yang diperkirakan akan meningkat pesat, " , Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan Kamis 20/3/2025).
Sebanyak 250 personel dari Polda Riau akan dikerahkan untuk mengamankan jalur-jalur vital, ditambah dengan 1.641 personel dari Polres dan 1.561 personel gabungan dari Pemda serta TNI. Pihak kepolisian juga akan mendirikan 63 pos operasi, yang terdiri dari 37 Pos Pengamanan (Pospam), 22 Pos Pelayanan (Posyan), dan 4 Pos Terpadu di titik-titik strategis seperti terminal, pusat perbelanjaan, bandara, pelabuhan, dan tempat-tempat umum lainnya.
Irjen Herry menambahkan bahwa fokus utama operasi ini adalah pengamanan di 1.359 titik rawan keramaian yang meliputi tempat-tempat ibadah seperti salat Idulfitri dan destinasi wisata. "
Kami berharap dengan adanya pengamanan yang maksimal, masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman," ujar Kapolda Riau.
Lebih lanjut, Kapolda Riau juga mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan mudik agar tetap berhati-hati dan selalu mengikuti arahan petugas di lapangan. "Kami ingin memastikan bahwa arus mudik berjalan lancar, aman, dan tidak ada gangguan selama perayaan Lebaran," tambahnya.
Dengan dimulainya Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025, Polda Riau berharap dapat mengoptimalkan pengamanan dan memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat yang merayakan Lebaran di Provinsi Riau.
Editor : Banda Haruddin Tanjung
Artikel Terkait