Perkuat Sektor SME dan Mid-Market, Industri Asuransi Garap Ekosistem Bisnis di Riau
PEKANBARU, iNewsPekanbaru– PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) atau dikenal dengan Asuransi Jasindo memperkuat bisnis di Riau dengan membidik peluang di sepanjang rantai pasok industri, khususnya perusahaan menengah dan pelaku usaha yang terhubung dengan perusahaan-perusahaan besar.
Strategi ini sejalan dengan upaya Asuransi Jasindo memperluas penetrasi pasar di luar segmen korporasi besar. Strategi tersebut mulai menunjukkan hasil. Representative Office (RO) Pekanbaru mencatatkan pertumbuhan premi sebesar 100,73% hingga 30 Juni 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dengan kontribusi pertumbuhan antara lain berasal dari sektor pertambangan dan perkebunan.
Representative Manager Asuransi Jasindo Pekanbaru, Alam Winulang, mengatakan struktur ekonomi Riau yang ditopang oleh berbagai aktivitas industri membuka peluang yang luas bagi pengembangan bisnis asuransi, tidak hanya pada perusahaan utama, tetapi juga pada pelaku usaha yang berada di sepanjang rantai pasoknya. “Di sekitar perusahaan besar terdapat supply chain yang sangat luas, mulai dari kontraktor, vendor, transporter, distributor hingga berbagai perusahaan menengah. Mereka juga menghadapi risiko operasional yang membutuhkan pengelolaan dan perlindungan yang memadai,” ujar Alam Jumat (14/8/2026).
Menurutnya, peluang tersebut mendorong Asuransi Jasindo untuk menerapkan pendekatan berbasis ekosistem dalam pengembangan bisnis di Riau. Pendekatan ini dilakukan dengan tidak hanya melihat satu perusahaan sebagai satu akun, tetapi juga memetakan berbagai aktivitas usaha yang saling terhubung dalam rantai bisnis.
Melalui strategi tersebut, Asuransi Jasindo menargetkan perluasan akses perlindungan bagi segmen small and medium enterprises (SME) dan mid-market, dengan menawarkan solusi asuransi yang disesuaikan dengan karakteristik serta profil risiko masing-masing usaha.
Perlindungan yang ditawarkan mencakup berbagai kebutuhan, antara lain property, engineering, marine cargo, kendaraan, liability, dan personal accident, serta produk lainnya sesuai dengan hasil asesmen risiko dan kebutuhan nasabah. Bagi perusahaan menengah, satu kejadian dapat memberikan dampak yang sangat besar terhadap keberlangsungan bisnis. Karena itu, Asuransi Jasindo ingin meningkatkan pemahaman bahwa pengelolaan risiko dan asuransi merupakan bagian dari upaya menjaga keberlanjutan usaha.
Ke depan, Asuransi Jasindo akan terus memperkuat kapabilitas tim regional dalam relationship management, pemetaan ekosistem bisnis, risk assessment, serta pengembangan solusi perlindungan yang relevan dengan karakteristik pasar lokal.
“Kami berharap langkah tersebut tidak hanya memperluas jangkauan perlindungan asuransi di Riau, tetapi juga memperkuat peran Asuransi Jasindo sebagai mitra pengelolaan risiko bagi pelaku usaha di berbagai mata rantai industri,” tutupnya.
Editor: Banda Haruddin Tanjung