Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Polda Tetapkan Anggota DPRD Tersangka Kasus Karhutla, Ditanami Sawit Usai Dibakar
Advertisement . Scroll to see content

Diduga Hasil Penambangan Ilegal, Polda Riau Geledah Toko Emas di Kampar

Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:17 WIB
  • author Nanda
Diduga Hasil Penambangan Ilegal, Polda Riau Geledah Toko Emas di Kampar
Polda Riau Datangi Toko Emas di Kampar (Foto ist)

KAMPAR, iNewsPekanbaru.id - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau menggeledah Toko Emas Syafira yang berada di Pasar Syariah Ulul Albab, Jalan Pasir Putih, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Selasa (11/8/2026). Penggeledahan dilakukan oleh Tim Subdit IV Tipidter.

“Penggeledahan ini merupakan pengembangan perkara dugaan tindak pidana di bidang pertambangan mineral dan batubara atau PETI yang kami lakukan di Sengingi Hilir ” kata Dirkrimsus Polda Riau Kombes Ade Kuncoro.

Sebelumnya Tim Subdit IV melakukan penindakan terhadap aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di Desa Sungai Paku, Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau.

Dalam penggeledahan tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa perhiasan ratusan gram emas dengan berbagai model serta peralatan yang diduga digunakan untuk melebur atau membakar emas.

Tak hanya emas, petugas juga mengamankan uang tunai puluhan juta, alat pompa bakar emas dan alat pengaduk emas atau tembikar.

Polisi turut membawa satu buku tabungan Bank BRI, serta satu buku pencatatan penjualan tahun 2025 hingga 2026. Penggeledahan dilakukan setelah tim mendapat surat penggeledahan dari Ketua Pengadilan Negeri Bangkinang.

“Barang bukti yang diamankan selanjutnya akan menjadi bagian dari proses penyidikan untuk mengungkap keterkaitan antara aktivitas pertambangan ilegal dengan aliran barang maupun transaksi emas yang ditemukan di Toko Emas Syafira,” tuturnya.

Editor: Banda Haruddin Tanjung

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut