get app
inews
Aa Text
Read Next : Kendala Air Minim, Manggala Agni Upayakan Sekat Bakar di Bengkalis dan Pelalawan

TNI Polri Padamkan Karhutla di Bengkalis, Luas Lahan yang Terbakar Capai 80 Hektare

Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:39 WIB
header img
Pemadaman Karhutla di Bengkalis Capai 80 Hektare (foto ist)


BENGKALIS,iNewsPekanbaru.id – Polres Bengkalis, Riau bersama TNI dan BPBD Bengkalis berjibaku melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ang terjadi di beberapa titik.  Memasuki hari ketiga, tim gabungan masih terus berjibaku melakukan pemadaman dan pendinginan di Jalan Tangkahan Tegar Ujung Canal Atiam, area perbatasan Kelurahan Pematang Pudu (Kecamatan Mandau) dan Desa Buluh Apo (Kecamatan Pinggir).

Sejak pukul 09.00 WIB, personel lintas instansi bergerak serentak ke titik api. Sinergitas ini melibatkan Polres Bengkalis, TNI, Manggala Agni, BPBD, Masyarakat Peduli Api (MPA), hingga pemerintah kelurahan setempat.Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar menegaskan bahwa penanganan karhutla ini mengedepankan kerja sama terpadu agar dampak kebakaran tidak kian meluas.

"Fokus utama kami adalah memastikan api benar-benar padam hingga ke dasar, mencegah munculnya titik api baru, serta melindungi masyarakat dari bahaya kabut asap," ujar Fahrian Sabtu (18/7/2026).

Berdasarkan hasil pendataan di lapangan, luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan sudah mencapai sekitar 80 hektare. Area yang terbakar didominasi oleh semak belukar dan tanaman kelapa sawit yang sudah tidak terawat. Karakteristik tanah yang kering membuat api relatif mudah menyebar, ditambah lagi dengan kondisi cuaca panas ekstrem disertai embusan angin kencang yang menjadi kendala utama dalam proses pemadaman.

Untuk mengatasi hal tersebut, petugas memanfaatkan sumber air dari kanal yang berada tidak jauh dari lokasi kebakaran guna melakukan penyemprotan secara berkelanjutan. Selain mengerahkan personel dalam jumlah besar, operasi ini juga didukung berbagai peralatan canggih seperti 8 unit mini striker, 1 unit mesin Shibaura, puluhan rol selang berbagai ukuran, dan 12 unit nozel. Tak hanya itu, operasi pemadaman juga diperkuat oleh dukungan 3 unit helikopter water bombing yang melakukan pengeboman air dari udara untuk menjangkau area yang sulit ditembus oleh personel darat.

Di sisi lain, petugas di lapangan tidak hanya fokus pada pemadaman dan pendinginan, tetapi juga mulai melaksanakan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), pendataan saksi-saksi, dokumentasi, serta penyelidikan terkait penyebab kebakaran. Berdasarkan pantauan, lokasi kebakaran berada pada satu hamparan lahan yang mencakup 8 titik hotspot di beberapa titik koordinat, antara lain N 1.13551 E 101.03599, N 1.13653 E 101.03909, N 1.13598 E 101.03548, dan N 1.13607 E 101.03253.

Kopolres menjelaskan bahwa akses menuju lokasi sebenarnya masih dapat ditempuh menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. "Namun, medan yang didominasi lahan gambut dan semak belukar yang tebal mengharuskan seluruh personel bekerja ekstra keras agar proses pemadaman berjalan efektif. Hingga saat ini, identitas pemilik lahan maupun penyebab pasti dari kebakaran tersebut masih dalam proses penyelidikan,"tukasnya.

Editor : Banda Haruddin Tanjung

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut