Wanita Berani di Pekanbaru Gagalkan Aksi Perampasan 2 Pria Bermotor, Polisi Terjun ke Lokasi
PEKANBARU,iNewsPekanbaru.id — Sebuah video dugaan aksi percobaan perampasan barang berharga di Jalan Paus, Pekanbaru viral di media sosial. Pihak kepolisian merespons keresahan masyarakat terkait video ersebut
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Riau, Kombes Pol Muhammad Hasyim Risahondua, menyatakan personel Polsek Bukit Raya telah diterjunkan langsung untuk mendatangi kediaman korban pada Minggu, 31 Mei 2026, sekitar pukul 10.00 WIB.
Langkah responsif ini dipimpin langsung oleh Pawas Kanit Reskrim Polsek Bukit Raya Iptu Marcopolo, didampingi Ps. Kasi Humas Aipda Arie Iksan, dan personel Patroli Bripka Heru AN. Petugas menyambangi rumah korban yang diketahui bernama Sy Ernianti (28), seorang karyawan swasta yang berdomisili di Jalan Sembilang Indah I, Kelurahan Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru.
"Hasil keterangan di lapangan bahwa peristiwa tersebut sebenarnya terjadi pada 27 Mei 2026, sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu, korban sedang mengendarai sepeda motor dalam perjalanan pulang ke rumah melalui Jalan Paus (dekat area jembatan), Kelurahan Tangkerang Barat," katanya Minggu (31/5/2026).
Di tengah perjalanan, motor korban tiba-tiba dipepet oleh dua orang pria tidak dikenal yang berboncengan menggunakan sepeda motor Yamaha Nmax warna biru. Kedua pelaku yang menggunakan jaket hoodie tanpa helm tersebut langsung mengancam dan memaksa korban untuk menyerahkan sejumlah uang serta perhiasan cincin dan gelang yang sedang dikenakannya.
Namun, korban menunjukkan keberanian dengan menolak memberikan barang-barangnya. Korban terus memacu sepeda motornya hingga berhasil berhenti di area yang ramai oleh aktivitas masyarakat. Melihat situasi tidak menguntungkan, kedua pelaku langsung memutar arah dan melarikan diri.
"Sesampainya di rumah, korban membagikan cerita tersebut melalui unggahan story WhatsApp sebagai peringatan bagi warga lain, hingga akhirnya menyebar luas dan viral di berbagai platform media sosial. Korban sendiri awalnya tidak membuat laporan resmi ke kantor polisi lantaran tidak ada barang berharga miliknya yang berhasil diambil oleh pelaku,"tukasnya.
Selain melakukan konfirmasi dan membuat video klarifikasi atas respons cepat kepolisian, tim Polsek Bukit Raya juga memanfaatkan momentum ini untuk memberikan edukasi kamtibmas kepada korban dan warga sekitar. Petugas melakukan sosialisasi intensif mengenai pemanfaatan Layanan Call Center Polri 110 yang dapat diakses secara gratis dan cepat oleh masyarakat jika menghadapi situasi darurat.
Melalui tindakan proaktif ini, Dirkrimum Polda Riau menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat diharapkan dapat terus memperkuat kemitraan serta menjaga kepercayaan publik (public trust). Kepolisian juga mengajak masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan masing-masing agar tetap aman dan kondusif.Saat ini pihk keposiisian memburu para pelaku
Editor : Banda Haruddin Tanjung