Cegah Karhutla Meluas di Pelalawan, Langkah Dini dan Sekat Bakar Jadi Kunci
PELALAWAN, iNewsPekanbaru.id — Ancaman bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Pelalawan, Riau, memicu respons cepat dan terpadu dari berbagai pihak. Menghadapi potensi kerawanan yang tinggi saat musim kemarau, strategi pencegahan berbasis pemberdayaan masyarakat dan kolaborasi lintas sektor kini diutamakan sebelum titik api muncul.
Pendekatan ini tidak hanya mengandalkan pemadaman saat krisis terjadi, melainkan memperkuat kesiapsiagaan warga serta menjaga tata kelola air di kawasan rawan.
"Pelalawan ini memang termasuk kawasan rawan karhutla saat kemarau. Kuncinya ada pada pencegahan sejak dini, bukan bergerak saat api sudah membesar. Kami selalu berkomitmen bersama dalam penanggulangan jika terjadi Karhutla," kata Humas PT Musim Mas, Malinton Purba, Minggu (30/8/2026).
Upaya pencegahan di lapangan diwujudkan melalui penguatan kapasitas Regu Pemadam Kebakaran (RPK) bersama Tim Masyarakat Bebas Api (MBA). Selain simulasi penanganan titik api, warga juga dibantu dengan solusi pembukaan lahan tanpa bakar, pembuatan sumur air darurat di desa-desa, hingga pemberian apresiasi senilai Rp25 juta bagi desa yang berhasil menjaga wilayahnya bebas dari karhutla sepanjang tahun.
Saat terjadi lonjakan titik api seperti di Kecamatan Kerumutan, tim gabungan langsung diterjunkan lengkap dengan alat berat untuk membuat sekat bakar serta memobilisasi mesin pompa guna melokalisasi pergerakan api.
Selain respons di lapangan, penanganan karhutla di Pelalawan juga dipadukan dengan patroli kawasan dan edukasi publik bersama aparat kepolisian setempat melalui program Green Policing, yang mengedepankan pemulihan ekosistem melalui penanaman pohon.
Guna meringankan dampak kesehatan masyarakat akibat selimut asap, aksi penanganan karhutla ini turut dilengkapi dengan pembagian bantuan masker dan kebutuhan pokok bagi warga terdampak di sekitar kawasan rawan. Dia menjelaskan bahwa masalah Karhutla menjadi komitmen bersama.
Yusri Nasution,mengatakan kolaborasi dengan aparat keamanan juga terus diperkuat. Salah satunya melalui kegiatan patroli karhutla bersama Polres Pelalawan di wilayah hukum Polres Pelalawan, termasuk kawasan konsesi PT Musim Mas di Kecamatan Pangkalan Kuras.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari dukungan PT Musim Mas terhadap program Green Policing yang digagas Polda Riau. Dalam kegiatan bersama Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K., General Manager PT Musim Mas Jerry Liu dan jajaran terkait, dilakukan pula penanaman pohon di sejumlah titik areal konsesi perusahaan sebagai bagian dari upaya menjaga lingkungan.
Jerry Liu menegaskan PT Musim Mas berkomitmen menjaga agar tidak terjadi karhutla di wilayah HGU perusahaan. Komitmen tersebut didukung patroli rutin, kesiapan sarana dan prasarana pemadam, embung air, sekat kanal, sekat bakar serta kolaborasi dengan masyarakat melalui program Masyarakat Bebas Api.
Editor : Banda Haruddin Tanjung