get app
inews
Aa Text
Read Next : Ancaman Karhutla Meningkat, Pemkab Rohil Tetapkan Status Siaga Darurat Hingga November

Viral Pocong di Rohil,  Tokoh Masyarakat Manggala Sakti Tegaskan Kabar Tersebut Hoaks

Sabtu, 23 Mei 2026 | 22:46 WIB
header img
Isu Pocong di Rohil yang Meresahkan Masyarakat dan beredar di media sosial (Foto ist)

ROHIL, ‎iNewspekanbaru.id- Warga Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Provinsi Riau, beberapa hari terakhir sempat dibuat resah dengan beredarnya informasi di media sosial terkait dugaan sosok pocong yang disebut-sebut membawa senjata tajam dan melakukan aksi pencurian di wilayah Manggala. Kabar tersebut menyebar cepat melalui unggahan Facebook, grup percakapan WhatsApp hingga  yang memicu ketakutan masyarakat pada malam hari.

‎Isu yang berkembang liar itu bahkan membuat sebagian warga merasa takut untuk keluar rumah pada malam hari. Tidak sedikit masyarakat yang mulai berjaga-jaga di lingkungan permukiman karena khawatir adanya aksi kriminal berkedok pocong seperti yang ramai dibicarakan di media sosial.

‎Dalam berbagai unggahan, narasi mengenai pocong membawa sajam disebut-sebut berkeliaran di kawasan permukiman warga. Informasi tersebut langsung memicu kepanikan dan menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat Kecamatan Tanah Putih, khususnya di wilayah Manggala dan Manggala Sakti.

‎Menanggapi kabar yang semakin viral tersebut, Datuk Penghulu Manggala Sakti, Muslim, akhirnya angkat bicara saat dikonfirmasi wartawan inews Pekanbaru.id pada Sabtu pagi, Mei 2026. Ia memastikan bahwa informasi yang beredar luas di media sosial tersebut tidak benar atau hoax.

‎“Informasi yang viral di media sosial terkait pocong modus pencurian itu hoax. Sampai saat ini belum ada ditemukan secara langsung di wilayah Manggala maupun Manggala Sakti,” tegas Muslim saat memberikan klarifikasi kepada wartawan.

‎Menurut Muslim, hingga kini pihak pemerintah kepenghuluan bersama masyarakat setempat tidak pernah menerima laporan resmi ataupun menemukan langsung keberadaan sosok mencurigakan seperti yang digambarkan dalam unggahan media sosial tersebut. Ia menilai kabar itu hanya isu yang sengaja dibesar-besarkan sehingga menimbulkan keresahan warga.

‎Muslim mengatakan, penyebaran informasi tanpa sumber yang jelas sangat berbahaya karena dapat memicu kepanikan di tengah masyarakat. Ia berharap masyarakat lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

‎“Kami mengimbau masyarakat jangan mudah percaya dengan kabar yang belum jelas sumbernya. Jangan langsung menyebarkan informasi yang belum tentu benar karena bisa membuat masyarakat resah dan takut,” ujar Muslim.

‎Ia juga meminta masyarakat untuk tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban lingkungan secara bersama-sama tanpa harus terpancing isu-isu yang belum terbukti kebenarannya. Menurutnya, keamanan lingkungan akan tetap kondusif apabila warga tetap tenang dan saling berkoordinasi dengan aparat desa maupun pihak keamanan.

‎“Kalau memang ada hal-hal mencurigakan, segera laporkan kepada aparat desa atau pihak berwajib. Jangan malah membuat asumsi sendiri lalu menyebarkannya ke media sosial,” tambahnya.

‎Viralnya isu tersebut menjadi gambaran bagaimana cepatnya informasi menyebar di era digital, meskipun belum tentu memiliki dasar fakta yang jelas. Dalam hitungan jam, kabar yang belum terverifikasi bisa langsung dipercaya banyak orang dan memicu kepanikan massal di tengah masyarakat.

‎Sejumlah warga mengaku sempat takut setelah membaca unggahan terkait isu pocong membawa senjata tajam itu. Bahkan ada masyarakat yang memilih tidak keluar rumah pada malam hari karena khawatir dengan kabar yang beredar luas di media sosial.

‎Pemerintah Kepenghuluan Manggala Sakti kembali menegaskan kepada seluruh masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh isu menyesatkan. Warga diminta lebih bijak menggunakan media sosial serta selalu memastikan kebenaran informasi sebelum membagikannya kepada orang lain agar suasana aman dan kondusif di tengah masyarakat tetap terjaga.

Editor : Banda Haruddin Tanjung

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut