get app
inews
Aa Text
Read Next : Polda Riau Gerebek Kilang Kayu Ilegal di Kampar, Sita Ratusan Batang

BREAKING NEWS Polda Riau Ungkap 435 Kasus Narkoba, 557 Orang Ringkus

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:54 WIB
header img
Wakpolda Riau Ungkap Ratutusan Kasus Narkoba (Foto ist)

PEKANBARU, iNewsPeknbaru.id – Genderang perang terhadap narkotika di Bumi Lancang Kuning kembali membuahkan hasil signifikan. Polda Riau sukses membongkar sedikitnya 435 kasus dugaan tindak pidana narkoba dalam Operasi Antik Lancang Kuning 2026. Dalam operasi skala besar tersebut, kepolisian tidak hanya mengamankan ratusan tersangka, tetapi juga menyita berbagai barang bukti yang menjadi tulang punggung peredaran gelap di wilayah tersebut.

Wakapolda Riau, Brigjen Pol Hengki Haryadi, memaparkan bahwa maraton pengungkapan ini dilakukan selama 22 hari penuh. Hasilnya cukup mengejutkan; total 557 tersangka berhasil diciduk dari berbagai titik di Provinsi Riau. Angka ini mencerminkan komitmen kepolisian dalam memutus rantai distribusi barang haram hingga ke akar-akarnya.

Operasi yang berlangsung sejak 16 April hingga 7 Mei 2026 ini mengadopsi strategi komprehensif. Kepolisian tidak hanya fokus pada penegakan hukum (represif), tetapi juga menggencarkan tindakan preventif dan preemtif guna mempersempit ruang gerak para bandar.

“Selain penegakan hukum, kami juga melaksanakan kegiatan preventif dan preemtif seperti sosialisasi, penyuluhan, edukasi, patroli serta razia di tempat hiburan malam, kos-kosan hingga lokasi rawan narkoba,” ujar Brigjen Pol Hengki kepada media, Rabu (13/5/2026).

Selama operasi berlangsung, jajaran kepolisian tercatat melaksanakan 4.128 kegiatan preventif dan 1.431 patroli wilayah. Kerja keras ini menghasilkan penyitaan barang bukti dalam jumlah yang fantastis:

Selain zat terlarang, polisi juga menyita aset yang diduga kuat berasal dari tindak pidana pencucian uang (TPPU) narkoba, termasuk uang tunai Rp159 juta, 5 unit mobil, 128 sepeda motor, serta satu unit speedboat yang digunakan sebagai moda transportasi penyelundupan jalur laut.

Dari 557 orang yang ditangkap, sebanyak 487 tersangka resmi ditahan karena terbukti menjadi bagian dari sindikat peredaran. Sementara itu, 70 orang lainnya diarahkan untuk menjalani rehabilitasi medis setelah melalui proses asesmen terpadu.

Dirresnarkoba Polda Riau, Kombes Pol Putu Yudha Prawira, menegaskan bahwa Riau masih menjadi target strategis jaringan internasional karena letak geografisnya yang berbatasan langsung dengan negara tetangga.

"Rata-rata setiap hari kami menangkap 25 tersangka. Ini adalah sinyal bahwa ancaman narkoba sangat nyata. Kami menerapkan prinsip zero tolerance dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan perang ini sebagai tanggung jawab bersama," tegas Putu Yudha.

Editor : Banda Haruddin Tanjung

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut