Ratusan Petani Sawit Binaan PalmCo Resmi Bersertifikasi RSPO
PEKANBARU, iNewsPekanbaru.id - Ratusan petani yang tergabung ke dalam koperasi unit desa (KUD) Makarti Jaya, mitra binaan PTPN IV PalmCo Provinsi Riau, resmi mengantongi sertifikasi Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO).
Sertifikasi berstandar internasional ini tercatat sebagai yang perdana diterima petani sawit mitra PTPN IV PalmCo, sub holding perkebunan sawit di bawah Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero).
Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko Santosa mengapresiasi keberhasilan koperasi tani yang berlokasi di Kabupaten Rokan Hulu tersebut. Ia bilang, pencapaian ini merupakan sejarah baru dalam upaya memperkuat petani mitra melalui kemitraan yang positif dalam perkebunan kelapa sawit nasional.
"Selamat kepada bapak ibu KUD Makarti Jaya. Ini bukanlah titik akhir, melainkan sebuah langkah awal yang strategis, bahwa kita siap berkontribusi memperkuat sawit Indonesia memenuhi standar keberlanjutan global," kata dia dalam keterangan tertulisnya di Pekanbaru, Kamis (2/10/2025).
Jatmiko yang juga merupakan Bapak Mitra Petani Plasma tersebut mengakui tidak mudah untuk memperoleh sertifikasi dan memenuhi segala ketentuan yang telah ditetapkan. Namum, komitmen dan persistensi serta persiapan yang matang, serta asistensi dari PTPN IV Regional III, seluruh persyaratan dapat dipenuhi.
Untuk itu, ia mengatakan bahwa tantangan bisa diselesaikan dengan kerjasama tim dan keuletan seluruh pihak. Dia yakin, bahwa keberhasilan ini akan menjadi pengalaman penting bagi PTPN IV PalmCo untuk dapat memperluas akses sertifikasi serupa kepada para petani mitra di masa mendatang.
“Pencapaian KUD Makarti Jaya menjadi bukti nyata dan blueprint bahwa kemitraan yang sinergis antara PTPN IV dan petani mampu menghasilkan produk berstandar tinggi. Ke depan, komitmen kami untuk tumbuh dan berkembang bersama petani mitra akan semakin dikuatkan, tidak hanya untuk sertifikasi, tetapi juga dalam intensifikasi, peningkatan kapasitas, dan penguatan kelembagaan," tuturnya.
Lebih jauh, Jatmiko menjelaskan bahwa sertifikasi tersebut akan membuka kesempatan besar pagi petani untuk tidak hanya membuktikan diri sebagai petani yang fokus pada sustainability, namun juga menjadi peluang untuk meningkatkan pendapatan. Hal itu dikarenakan sawit petani bersertifikasi RSPO akan memperoleh insentif dari sisi harga jual. "Dan akhirnya, tujuan besar kami untuk meningkatkan kesejahteraan bapak ibu petani mitra bisa tercapai," tuturnya.
Editor : Banda Haruddin Tanjung