get app
inews
Aa Text
Read Next : Investasi Triwulan III 2025 RiauTembus Rp21,59 Triliun, Naik 26,03 Persen

Satu Helikopter Penanganan Karhutla di  Riau Ditarik, Sembilan Masih Bekerja

Minggu, 21 September 2025 | 21:03 WIB
header img
Heli Penanganan Karhutla di Riau Ditarik (Foto Pemprov Riau)

PEKANBARU, iNewsPekanbaru.id – Pemerintah Pusat menariki satu unit helikopter patroli yang digunakan untuk memantau kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Helikopter itu jenis AS365-N3 (PK-KIO) telah kembali ke Jakarta pada Minggu (21/9/25) setelah masa kontraknya habis.

Menurut Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, Jim Gafur, penarikan helikopter ini sejalan dengan kondisi Riau yang telah memasuki musim penghujan. Laporan Karhutla juga tercatat nihil selama sepuluh hari terakhir

Meskipun satu helikopter ditarik, Riau masih memiliki total sembilan helikopter yang tetap siaga di lapangan. Dua di antaranya berfungsi sebagai helikopter patroli, yaitu:

  • Bell 505 (PK-WSA) dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

  • Bell 412 SP (PK-DAS) dari Kementerian Kehutanan.

Selain itu, tujuh helikopter lainnya masih siaga sebagai armada water bombing (pengeboman air) untuk penanggulangan Karhutla:

Jim Gafur menambahkan bahwa belum ada keputusan resmi dari pemerintah pusat terkait penarikan tujuh helikopter water bombing tersebut. Kebijakan mengenai penarikan armada sepenuhnya berada di tangan pemerintah pusat.

"Ya Pemerintah Pusat menarik satu heli. Kemudian dari laporan pengembangan Karhutla  saat ini Riau sudah sepuluh hari terakhir nihil . Intensitas hujan tinggi merata di berbagai daerah di Riau," jelas Jim. 

Editor : Banda Haruddin Tanjung

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut