PEKANBARU, iNewsPekanbaru.id - Bencana kabut asap kembali menyelimuti Kota Pekanbaru. Hal ini terjadi karena kebakaran hutan dan lahan di Riau dan Pulau Sumatera yang masih terjadi.
Pantauan di lapangan, pagi ini asap terlihat pekat. Bau khas asap terasa begitu menyengat di hidung. Asap juga mengakibatkan gangguan pernapasan dan sakit di mata.
"Sempat hilang dua hari, kabut asap kembali pekat. Mata pedih, napas sesak," keluh Indra, warga Purwodadi, Pekanbaru, Jumat (4/9/2026).
Kabut asap juga sudah sangat mengganggu jarak pandang. Mengingat asap membuat jarak pandang terbatas.
"Tadi antar anak sekolah, jarak pandang terbatas terpaksa harus hidupkan lampu. Ini tolonglah mengapa karhutla selalu terjadi," keluh Widiarso, warga Kulim.
Sebelumnya, Pemko Pekanbaru pada pekan lalu mengumumkan sekolah daring akibat karhutla. Sempat reda beberapa hari pasca Presiden Prabowo ke Riau, asap kembali muncul.
Editor : Banda Haruddin Tanjung
Artikel Terkait
