“DPW Partai Gelora Riau mendukung penuh inisiatif Bidang Kepemudaan dan Gen Z Gelora Riau. Aksi ini menunjukkan bahwa anak muda tidak hanya mampu membaca kegelisahan masyarakat, tetapi juga bergerak memberikan perlindungan langsung sekaligus menawarkan jalan keluar,” ujar Iskandar.
Ia mengatakan dukungan organisasi tidak boleh berhenti pada pengerahan relawan dan pembagian bantuan. Usulan yang muncul dari kegiatan tersebut perlu dirumuskan lebih lanjut dan disampaikan kepada pemerintah serta pemangku kepentingan terkait.
Sementara itu, Habib menegaskan keterlibatan anak muda tidak boleh selesai ketika aksi di jalan raya berakhir. Gerakan tersebut perlu berkembang menjadi partisipasi publik yang ikut mengawasi kualitas udara dan efektivitas penanganan karhutla.
“Anak muda tidak ingin hadir hanya ketika langit sudah gelap dan masyarakat mulai sesak. Gerakan ini harus diteruskan menjadi tekanan publik agar data terbuka, respons pemerintah terukur, dan solusi benar-benar sampai kepada masyarakat,” katanya.
Melalui “Pekanbaru Sesak”, Gelora Riau dan Gen Z Gelora Riau membawa dua pesan sekaligus: masyarakat yang terpapar asap membutuhkan perlindungan segera, sedangkan Riau membutuhkan pembenahan sistem agar persoalan serupa tidak terus berulang setiap musim kemarau.
Editor : Suriya Mohamad Said
Artikel Terkait
