PEKANBARU,iNewsPekanbaru.id – Balai Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Balai Dalkarhut) Wilayah Sumatera Kementerian Kehutanan (Kemenhut) terus mengintensifkan operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah rawan di Provinsi Riau. Hingga Kamis (28/5/2026), tim Manggala Agni masih berjibaku memadamkan api di lahan gambut serta mengantisipasi munculnya titik api baru.
Kepala Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, mengungkapkan bahwa fokus utama petugas saat ini berada di Kabupaten Siak dan Rokan Hilir (Rohil), sembari bersiap menerjunkan tim tambahan ke Kabupaten Pelalawan.
"Kami terus melakukan progres operasi pemadaman secara masif. Beberapa wilayah yang menjadi fokus utama hari ini menunjukkan perkembangan, namun petugas tetap waspada menghadapi karakteristik lahan gambut," ujar Ferdian dalam keterangan resminya, Kamis (28/5/2026) sore.
Di Kabupaten Siak, Daops IV/Pekanbaru telah memasuki hari kedua operasi pemadaman di wilayah Kandis. Petugas di lapangan telah berhasil melakukan penyekatan untuk menahan laju perambatan api.
"Proses penyekatan berhasil dilakukan. Target besok, tim akan terus melakukan mopping up (pendinginan). Proses ini membutuhkan waktu yang cukup lama untuk memastikan seluruh potensi api di dalam tanah tuntas, mengingat lokasi yang terbakar adalah lahan gambut," jelas Ferdian.
Untuk mempercepat pemadaman di Kandis, Satgas Udara juga telah dikerahkan guna melakukan pengeboman air (water bombing) di titik-titik yang sulit dijangkau lewat jalur darat.
Sementara itu, di wilayah Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, tim Daops III/Labuan Batu Selatan juga memasuki hari kedua pemadaman. Ferdian menyebut kondisi di lapangan saat ini masih berasap pekat dan petugas terus berupaya melakukan pendinginan total di area tersebut.
Di tengah upaya pemadaman yang sedang berlangsung, Balai Dalkarhut Sumatera mendeteksi adanya dua titik kebakaran baru pada Kamis siang. Dua lokasi tersebut berada di wilayah terisolir, yakni Pulau Mendol dan Sokoi, Kabupaten Pelalawan.
Menanggapi kemunculan titik api baru tersebut, Daops Rengat langsung mengambil langkah cepat dengan menyiagakan dua tim Manggala Agni beserta seluruh sarana prasarana (sarpras) dan logistik pendukung.
"Sore ini tim sedang mempersiapkan segala kebutuhan. Rencananya, besok pagi tim akan langsung diberangkatkan menuju Pulau Mendol dan Sokoi," kata Ferdian.
Perjalanan menuju dua lokasi kebakaran baru ini diprediksi menelan waktu sekitar 7 hingga 8 jam. Tim Manggala Agni harus menempuh jalur kombinasi melalui darat dan air via Pulau Muda untuk bisa mencapai titik api. Pihak Balai Dalkarhut berharap cuaca mendukung agar pergerakan personel dan proses pemadaman awal dapat berjalan optimal.
Editor : Banda Haruddin Tanjung
Artikel Terkait
