PEKANBARU,iNewsPekanbaru.id — Provinsi Riau terus mengukuhkan posisinya sebagai salah satu episentrum pertumbuhan ekonomi di Pulau Sumatera. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, ekonomi Riau mencatatkan pertumbuhan sebesar 4,75 persen secara tahunan pada kuartal II 2026. Merespons tren positif tersebut, PT Bank CIMB Niaga Tbk mengakselerasi strateginya di wilayah Riau melalui optimalisasi ekosistem perbankan yang terintegrasi, baik dari sisi kanal digital maupun jaringan fisik.
Presiden Direktur dan CEO CIMB Niaga, Lani Darmawan, menegaskan bahwa penyiapan layanan yang inklusif merupakan langkah strategis Perseroan untuk menjawab tingginya kebutuhan akses keuangan dari sektor korporasi, UMKM, hingga segmen ritel. Menjelang 71 tahun melayani Indonesia, CIMB Niaga melihat potensi dan optimisme yang sangat kuat di Riau, sehingga berkomitmen menjadi mitra finansial utama yang mendampingi nasabah dalam mengelola transaksi harian, ekspansi bisnis, hingga perencanaan finansial jangka panjang.
Guna mendorong efisiensi transaksi, Perseroan mengandalkan ekosistem digital yang disesuaikan dengan profil pengguna. Untuk segmen ritel, platform OCTO menghadirkan fleksibilitas transaksi harian secara praktis. Sektor bisnis dan korporasi didukung oleh aplikasi OCTOBIZ untuk mengoptimalkan pengelolaan arus kas serta operasional usaha, sementara OCTO Merchant hadir mempermudah penerimaan pembayaran non-tunai. Meski penetrasi digital terus diakselerasi, CIMB Niaga tetap menjaga kedekatan fisik dengan mengoperasikan 8 kantor cabang dan 33 armada ATM atau CRM di lokasi strategis Riau dan Pekanbaru, yang terhubung dengan jaringan ATM Mastercard, Cirrus, ATM Bersama, serta ATM Prima.
"Selain peningkatan kinerja operasional, CIMB Niaga terus mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dan lingkungan ke dalam pilar bisnisnya. Hingga semester I 2026, program edukasi dan literasi keuangan telah mengedukasi lebih dari 100.000 siswa di Indonesia. Khusus di Pekanbaru, program ini menjangkau 297 pelajar dari dua sekolah menengah dalam dua tahun terakhir melalui edukasi keuangan dan penyaluran beasiswa," katanya Jumat (14/8/2026).
Di sektor sosial dan ekonomi, CIMB Niaga berkolaborasi dengan UNICEF dalam pencegahan stunting di Nusa Tenggara Timur bagi lebih dari 3.000 penerima manfaat. Melalui program Community Link, Perseroan memberikan pelatihan wirausaha kepada hampir 1.000 UMKM serta menyalurkan pembiayaan tanpa bunga kepada 150 pelaku usaha dengan fokus pada perempuan dan penyandang disabilitas. Sementara di pilar lingkungan, inisiatif The Cooler Earth telah menanam lebih dari 115.000 bibit bambu sejak 2012 dengan potensi serapan karbon akumulatif melebihi 15.000 ton setara CO2. Melalui berbagai langkah ini, CIMB Niaga memastikan pertumbuhan ekonomi berjalan seiring dengan manfaat sosial dan lingkungan yang nyata.
Editor : Banda Haruddin Tanjung
Artikel Terkait
