ABK Asal Batam Hilang di Perairan Riau

Rahmad Riski
Warga Batam Hilang di Perairan Riau (Foto ist)

PEKANBARU,iNewsPekanbaru.id – Memasuki hari ketiga operasi pencarian, Tim SAR Gabungan terus memperluas area penyisiran untuk menemukan seorang Anak Buah Kapal (ABK) KM Makmur Jaya 89 yang dilaporkan hilang di Perairan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis. Riau Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pekanbaru, Budi Cahyadi, menyatakan bahwa pihaknya tengah menangani kecelakaan kapal kategori Man Over Board (MOB) atas nama Rapat (38), seorang pria asal Batu Besar, Kota Batam, yang diduga terjatuh ke laut sejak Minggu siang.

Peristiwa nahas tersebut bermula pada 4 Januari 2026 sekitar pukul 12.00 WIB. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, korban terakhir kali terlihat saat meminta bahan makanan untuk memasak kepada rekan kerjanya. Namun, saat rekan tersebut kembali, korban sudah tidak ditemukan di posisinya. Upaya pencarian mandiri telah dilakukan oleh lima kru kapal lainnya dengan menyisir seluruh bagian KM Makmur Jaya 89, namun keberadaan korban tetap tidak ditemukan sehingga kejadian ini segera dilaporkan ke otoritas terkait.

Menindaklanjuti laporan yang masuk pada Senin siang, Budi Cahyadi langsung mengerahkan empat personel Rescue dari Unit Siaga SAR Meranti menuju titik koordinat perkiraan LKP (Last Known Position) 1°30'46''N 102°41'46''E. Menggunakan armada RIB 03 Meranti, tim melakukan penyisiran intensif dengan menempuh jarak sekitar 29 Nm dari pangkalan. Kendati pencarian pada hari pertama dan kedua telah dilakukan secara maksimal hingga sore hari, tim di lapangan melaporkan hasil yang masih nihil akibat luasnya area perairan.

Pada Rabu pagi, 7 Januari 2026, operasi SAR kembali dilanjutkan dengan cakupan wilayah yang lebih luas berdasarkan pola arus dan rencana operasi hari ketiga. Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran pada area koordinat yang telah ditentukan, sembari memperkuat koordinasi dengan masyarakat nelayan setempat yang beraktivitas di sekitar perairan Bengkalis. Budi Cahyadi menekankan agar seluruh personel dan warga yang terlibat dalam pencarian tetap mengutamakan keselamatan diri serta menggunakan alat pelindung yang memadai selama proses operasi berlangsung.

"Hingga saat ini, Tim SAR Gabungan terus berupaya mencari keberadaan korban di tengah dinamika cuaca laut. Fokus utama tim adalah menemukan korban secepat mungkin untuk kemudian dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat. Kita juga mengharapkan kerja sama dari kapal-kapal yang melintas di area tersebut untuk segera melapor jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban," kata Kepala Kantor SAR Pekanbaru  Rabu (7/1/2026).

 

Editor : Banda Haruddin Tanjung

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network